Edisi 17-06-2019
Suap Rp6,5 M ke Eks Bupati Cirebon Diusut


JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut bukti pemberian Rp6,5 miliar PT Hyundai Engi nee ring Cons truction kepada man tan Bupati Cirebon, Jawa Barat Sun jaya Purwadisastra.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, selama proses persidangan banyak fakta baru yang terungkap dan kemu dian dicantumkan jaksa pe - nun tut umum (JPU) pada KPK da lam surat tuntutan atas na - ma Sunjaya. Fakta tersebut terma suk penerimaan lain yang di te rima dari sejumlah pihak. Di antaranya pemberian Rp6,5 miliar dari Hyundai me - lalui PT Hyundai Engineering Construction dan diterima Sun jaya. Fakta ini dan seluruh fakta tentang penerimaan lain - nya akan didalami dalam pe - nyi dik an kasus dugaan pe ne - rimaan gratifikasi. “Sebenarnya ada dugaan pe - nerimaan lain (termasuk dari Hyundai) selain suap yang su - dah disidangkan. Kami da lami bukti-buktinya, siapa pi hak pem berinya, dan itu ter kait de - ngan apa. Karena pe ne ri maanpenerimaan tersebut ber hu bu - ngan dengan jaba tan nya se ba - gai bupati yang tidak dilaporkan selama 30 hari,” tegas Febri saat dikonfirmasi kemarin.

Pada Rabu (22/5), majelis ha - kim Pengadilan Tipikor Ban - dung memvonis Sunjaya Pur wa - disastra dengan pidana pen jara lima tahun dan denda Rp200 juta subsider lima bulan ku ru - ngan ditambah pen ca but an hak politik selama lima tahun. Sunjaya terbukti menerima suap Rp100 juta dari terdakwa Sekretaris Dinas PUPR Kabu - pa ten Cirebon nonaktif Gatot Rach manto (divonis satu ta - hun dua bulan). Suap tersebut untuk mengangkat dan me lan - tik Ga tot Rachmanto sebagai se kre taris Dinas PUPR Ka bu - paten Cirebon. Febri melanjutkan, dalam proses penyidikan kasus d u ga - an penerimaan gratifikasi Sun - jaya, bisa saja pihak dari Hyun - dai akan dipanggil untuk di pe - riksa sebagai saksi. Hanya, Fe - bri belum menerima infor masi de tail dari penyidik ten tang sia - pa dari unsur Hyundai yang akan dipanggil dan kapan wak - tu nya.

Menurut dia, pe mang - gil an ter sebut tentu ber gan - tung pada ke butuhan pe nyidik. “Kalau nanti ada fakta-fakta yang bisa kami kembangkan untuk perkara baru, maka ya akan pelajari,” ucapnya. Hyundai melalui PT Hyun - dai Engineering Construction merupakan subkontraktor da - lam proyek pembangunan Pem bangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon 2 berka pa - sitas 1.000 megawatt dan PLTU Ci re bon 3. Untuk me mu - lus kan pro yek tersebut, Deputi Manager atau General Manager PT Hyun dai Engineering Cons - truc tion Harry Jung mela ku - kan pen de kat an ke Sunjaya selaku bupati Cirebon. Untuk kepentingan itu juga, Harry Jung dibantu Rita Susana Su - priyanti selaku camat Beber. Menurut Deni Syafrudin selaku ajudan bupati merang - kap kasubbag tata usaha pada bagian umum Pemkab Ci re bon, Harry Jung melalui Rita ke mud - ian memberikan uang Rp2,925 miliar dalam tiga tahap ke Sun - jaya melalui Deni.

Pertama Rp2 miliar pada 8 Ja nuari 2018, ke - dua Rp425 juta pada 5 Oktober 2018, ketiga Rp500 juta pada 5 Oktober. Uang-uang kemudian dise tor kan Deni ke rekening pe - nam pu ngan atas nama Warno dan Eti Martini. Rita membenarkan seba gi - an keterangan Deni. Rita me - ne gaskan sebenarnya total uang yang diberikan Hyundai ke Sunjaya sebesar Rp6,5 mi - liar. Uang tersebut terkait de - ngan pengamanan proyek PLTU Cirebon 2 yang banyak di demo warga. Uang diberikan da lam delapan tahap kurun Juni 2017-15 Oktober 2018. Proses pemberian uang lebih dulu disamarkan seolah-olah sebagai pembayaran rekanan konsultasi PLTU Cirebon 2 dari Hyundai ke perusahaan lain. Proses penyamaran transaksi ini atas perintah Sunjaya.

Sabir laluhu