Edisi 17-06-2019
Keberuntungan Marquez


MONTMELO - Penantian panjang Marc Marquez di Circuit den Barcelona-Catalonia berujung manis. Dinaungi keberuntungan, pembalap Repsol Honda tersebut akhirnya tampil sebagai juara MotoGP seri Catalonia 2019 tadi malam.

Keberhasilan Marquez menyudahi rasa penasaran yang menghinggapinya selama lima tahun. Maklum terakhir kali dia menjadi juara di sirkuit yang sama pada edisi 2014. Itu se ka - ligus menjadi yang ketiga se - panjang kariernya setelah m e - raih juara di kelas 125cc 2010 lalu. Total, ini menjadi gelar ke - empat Marquez musim ini se - telah GP Argentina, GP Span - yol, dan GP Prancis. Pria berusia 26 tahun tersebut pun semakin kokoh di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 140 poin, unggul 37 poin dari pe - saing terdekatnya, andalan Du - cati Andrea Dovizioso yang menempati posisi kedua (103 poin). Marquez mampu menjadi juara di negara sendiri me ru pa - kan pencapaian yang spesial.

Marquez menilai keber ha silan - nya menjadi juara juga berkat hasil kerja keras seluruh ang - gota timnya. Marquez berharap dapat melanjutkan tren positif di balapan berikutnya di sirkuit Assen, Belanda, 30 Juni men da - tang. “Kami telah berjuang se - panjang akhir pekan, tetapi me - ngumpulkan semuanya pada saat yang tepat. Ini hanya tinggal menunggu waktu. saya senang dengan hasilnya, bah - kan saya yakin bisa berada di posisi terdepan, karena saya me rasa sangat baik dengan motor. Kami mencapai target kami, selanjutnya kita lihat apa yang akan terjadi,” papar Marquez dilansir France24.com. Melesatnya Marquez tidak terlepas dari beberapa insiden di lap kedua di mana Jorge Lorenzo terjatuh, kemudian me - nyenggol Maverick Vinales, Do vizioso, hingga Valentino Rossi.

Insiden tersebut membuat Mar quez diuntungkan se hing ga sulit dikejar. Hal itu turut mem - berikan keuntungan ke pada pembalap Yamaha, Fabio Quanta raro yang menempati posisi kedua. Posisi ini terasa spesial lan taran ini men - jadi podium pe rt am a nya di kelas MotoGP dan baru pulih dari operasi lengan be be rapa waktu lalu. “Terasa sangat luar biasa. Saya bersaing ketat dengan Petrucci dan saya ber hasil me nyalipnya ketika dia melakukan ke sa - lahan. Balapan ini sangat ketat hingga akhir. Saya berterima kasih kepada tim. Sepuluh hari lalu saya baru saja menjalani operasi dan se - karang berada di podium,” ungkap Quantararo bangga. Posisi ketiga menjadi milik an dalan Ducati, Danilo Petruc ci.

Dia m emaksimalkan insiden yang ter jadi untuk me - nyusul sehingga akhirnya finis di urutan ketiga un - tuk kedua ka linya setelah GP Prancis ti - dak lah terlalu buruk. “Sejak awal saya telah mengalami sedikit ma - salah. Tetapi di lap kedua saya mendapatkan celah sete - lah insiden besar yang me li - batkan beberapa pembalap. Saya mencoba mem per ta han - kan konsistensi. Saya men da - pat kan perlawanan dari Quantar aro. Pada akhirnya, per - juangan saya terbayar dengan menempati posisi ketiga. Saya pikir ini hasil yang baik,” ujar - nya. Sementara itu, Merasa men - jadi penyebab insiden di lap kedua, Lorenzo begitu kecewa. Dia pun memohon maaf karena telah merugikan pembalap lain sehingga gagal finis.

“Saya me rasa sangat menyesal pada Dovizioso, Vinales, dan Rossi ka rena mereka berjuang untuk ke juaraan ini. Bagi mereka itu adalah bencana besar dan aku merasa kasihan kepada mereka,”sesal Lorenzo.?

Alimansyah