Edisi 20-06-2019
Garuda MudaTatap Final


JAKARTA– Partai pamungkas AFC U-20 Futsal Championship 2019 dalam jangkauan tim nasional futsal U-20. Skuad Garuda Mudahanya wajib menaklukkan Afghanistan pada laga semifinal di Shahid Poursharifi Arena malam ini untuk menyegel satu tempat di babak final.

Laga Indonesia versus Afghanistan menjadi duel dua tim kuda hitam pada AFC U-20 Futsal Championship 2019. Kedua tim sama-sama ber tekad mencetak sejarah pada turnamen fut - sal level usia yang digelar untuk kedua kali. Mo - dal utamanya, penampilan impresif sejak fase grup. Indonesia yang sebelumnya tidak terlalu diunggulkan justru menunjukkan penampilan impresif sejak menundukkan tim kuat Irak serta Taiwan sekaligus menyegel status juara grup. Di babak knock-out, Garuda Mudakembali melanjutkan kejutan dengan menyingkirkan tim Asia Tenggara lainnya, Vietnam, dengan skor 7-5. Sukses ini sekaligus menorehkan sejarah bagi Indonesia yang untuk pertama kali menjejakkan kaki pada babak semifinal final.

Dua tahun lalu, pencapaian terbaik tim Merah Putihhanya sampai babak 8 besar. Kala itu, Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand. Sukses ini menjadi moti - vasi anak asuh Kensukse Takahashi untuk me - lanjutkan penampilan impresifnya. “Kami su dah mencetak sejarah baru. Mari kita lan jutkan di babak se mi final,” tulis Ta ka - hashi, pada akun me dia sosialnya, kemarin. Namun, menga lah kan Afghanistan bukan pekerjaan mudah. Negara Asia Selatan tersebut mem buktikan diri mampu bersaing dengan juara bertahan Iran di Grup A kendati hanya lolos ke babak 8 besar sebagai runner-up. Ini menjadi pencapaian terbaik setelah dua tahun lalu skuad besutan Abdul Razak Momrak itu tidak mampu melewati penyisihan grup.

Di babak 8 besar, langkah Afghanistan diprediksi bakal terhenti lantaran sudah ditunggu tim kuat Thailand. Namun, di luar dugaan, Seyed Hossein Mousavi dkk mematahkan semua prediksi dan menaklukkan tim Negeri Gajah Putihyang notabene dua tahun lalu menjadi semifinalis pada ajang serupa. Negara yang selama ini di kenal karena konfliknya itu menang tipis 3-2. Kejutan yang ditunjukkan Afghanistan pada babak 8 be sar ini patut menjadi ca tatan bagi timnas fut sal Indonesia U- 20 jelang laga semifinal di Shahid Poursharifi Are na, Tabriz, Iran, sore ini. Muhammad Sanjaya dkk wajib mewaspadai agre sivitas calon lawannya kali ini. Afghanistan sudah men cetak 11 gol sejak fase grup dan hanya kebobolan empat gol. Skuad Garuda Muda memang lebih produktif.

Namun, yang patut menjadi catatan jumlah kebobolan yang tidak sedikit. Tercatat sembilan kali gawang Indo nesia dijebol. Buruknya strategi per - tahanan Indo nesia ini sebe - lum nya menjadi ca tat an Asisten Pelatih Sayan Karmadi. Dia menilai pemainnya kerap kehilangan konsentrasi ketika lawan menerapkan strategi powerplay. Kelemah an ini terekspos pada laga kon tra Vietnam di mana Indonesia kebobolan tiga gol dalam waktu 10 menit lewat skema tersebut. Sayan menyatakan kelemahan ini menjadi fokus pembenahan sebelum pertandingan semifinal melawan Afghanistan. “Fisik dan konsentrasi pemain harus lebih baik. Mereka kerap kehilangan fokus ketika menghadapi taktik powerplay,” tandasnya.

Sebelumnya Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Hary Tanoesoedibjo (HT) me - nyatakan optimistis timnas mampu memberi - kan hasil terbaik dari ajang AFC U-20 Futsal Cham pionship. “Kita bertanding untuk me - nang. Perlu keya kinan dan mental yang solid. Kalau kalian be rang kat dengan modal itu, saya yakin kita tidak kalah dengan mereka, baik secara kemampuan maupun secara kualitas,” tuturnya.

Saat melepas tim, Chairman MNC Group itu memberikan pesan kepada pemain dan ofisial. HT meminta agar mereka men jaga kualitas permainan secara maksimal. Dia meyakini secara teknis timnas memiliki ke mam puan yang mumpuni. “Jangan ada ego. Kemenangan itu kemenangan bersama, bukan kemenangan satu atau dua orang tapi satu tim,” ujarnya.

Abriandi