Edisi 20-06-2019
Smith Kecewa Lorenzo Tak Dihukum


BARCELONA– Keputusan FIM MotoGP Stewards yang tidak memberikan hukuman terhadap pembalap Repsol Honda Jorge Lorenzo, terkait insiden di Sirkuit Catalunya akhir pekan lalu, menuai kecaman.

Pembalap test ridertim Aprilia Bradley Smith merasa kecewa atas keputusan FIM MotoGP Stewards tersebut. Seharusnya, kata Smith, Lorenzo mendapatkan sanksi karena menjadi dalang kecela - kaan domino yang menyeret Valentino Rossi, Maverick Vinales, dan Andrea Dovizioso. Sementara dirinya dianggap melakukan pelanggaran sete lah menyebabkan Aleix Espar garo mengalami kecelakaan. Smith terganjar penalti dengan turun tiga posisi start pada balapan selanjutnya di MotoGP Republik Ceko. Menurut dia, FIM MotoGP Stewards tidak adil dan melakukan kesalahan. “Menurut saya, Lorenzo pergi (dari Catalunya) dengan baik karena tidak menerima hukuman apa pun. Memang saya tidak bisa mengendalikan apa yang dilakukan direktur balapan. Tapi, saya merasa ini adalah dua insiden yang sangat mirip,” kata Smith, dilansir Speedweek.

“Tapi, saya juga mengerti keputusan direktur balapan untuk menghukum saya. Saya pikir kepada Lorenzo, mereka sangat pemaaf. Hanya itu yang bisa saya katakan,” tutur Smith, pembalap yang telah tampil tiga kali balapan da ri wild cardyang didapat pada musim ini. Setelah kecelakaan yang melibatkan Espargaro, Smith langsung meminta maaf. Dia menyesal telah melibatkan Es - pargaro yang seharusnya tidak terjadi. Akibat kecela kaan ter se - but, Espargaro dila porkan meng - alami memar pada lutut kiri. Kecelakaan beruntun yang disebabkan Lorenzo membuat jalannya balapan MotoGP Catalunya 2019 menjadi kacau. Meski tidak menda pat kan hukuman apa pun, Lo ren zo telah meminta maaf atas insiden tersebut. Begitu juga dengan Manajer Repsol Honda Alberto Puig, mewakili tim dia meminta maaf.

Insiden yang disebabkan Lorenzo tersebut sejatinya sangat merugikan para pem - balap yang terlibat. Kerugian terbesar mungkin bisa dibilang dirasakan Dovizioso, pemba lap Mission Winnow Ducati. Pasalnya, sebelum insiden terjadi, Dovizioso dan Marc Marquez tengah bertarung sengit memperebutkan posisi terdepan. Terlebih lagi Dovizioso juga tengah berjuang meraih gelar juara dunia MotoGP 2019. Na - mun, karena dia gagal finis lan - taran insiden tersebut, jarak poinnya dengan Marquez di papan klasemen pun semakin lebar. Selain Dovizioso, Puig juga meminta maaf kepada Vinales dan Rossi, dua pembalap pa - brikan Yamaha, yang ikut ter se - ret arus kecelakaan berun tun. Puig mengatakan insiden tersebut terjadi di luar kendali Lorenzo dan tanpa adanya unsur kesengajaan.

“Lorenzo tidak bisa menghindari kecelakaan itu. Ini sangat disayangkan. Kami merasa bersalah kepada Rossi, Dovizioso, dan Vinales. Kami mohon maaf kepada Anda dan tim Anda. Dalam balapan kece - lakaan bisa saja terjadi. Loren zo pun sudah meminta maaf saat balapan masih berlang sung, ketika dia memberikan wawancara TV di dalam garasi. Setelah balapan, dia mengunjungi garasi Yamaha dan Du cati untuk secara pribadi me minta maaf lagi,” papar Puig.

Sazili mustofa