Edisi 26-06-2019
Caketum Hipmi Investasikan Remote Tower


INDONESIA tercatat memiliki 17.500 pulau. Dengan panjang pantai 1.900.000 kilometer yang membentang dari Sabang di ujung barat sampai Merauke di ujung timur.

Tak heran jika Indonesia disebut-sebut sebagai negara maritim terbesar di dunia. Sebagai negara maritim, Indonesia masih sangat membutuhkan transportasi udara sebagai komponen penghubung utama perekonomian negara.

Berangkat dari hal tersebut, Bagas Adhadirgha selaku CEO Asia Aero Technology berencana memasang Remote Tower. “Seperti kata Bapak Soekarno yang menuturkan bahwa pesawat adalah instrumen penting bagi Indonesia.

Oleh karena itu, saya ingin berkontribusi untuk turut mengembangkan industri penerbangan umum Indonesia,” ujar Bagas dalam keterangan tertulisnya. Bagas Adhadirgha yang juga merupakan Ketua Bidang IX Internasional dan Pariwisata Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini menjelaskan bahwa dengan memasang Remote Tower, jalur udara Indonesia dapat terpantau dengan lebih cepat dan efektif.

“Jika Remote Tower dipasang di bandara-bandara terpencil, kita dapat dengan mudah memantau dari jauh dengan akurasi yang cukup tinggi. Tidak perlu lagi menempatkan petugas beserta keluarganya jauh di pelosok, demi menjaga menara bandara,” tambahnya.

Pengusaha muda nasional yang juga turut mencalonkan diri sebagai Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI periode 2019-2022 dalam MUNAS XVI HIPMI ini menambahkan bahwa saat ini dia dan perusahaannya sedang berada pada tahap riset teknologi.

“Sekarang sedang tahap riset teknologi. Kita akan melihat seperti apa teknologi yang cocok untuk digunakan di bandara-bandara di Indonesia,” tutupnya.

anton c