Edisi 26-06-2019
Pollux Properti Siap Kembangkan Produk Baru


PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL), anak usaha dari Pollux Group International, siap mengembangkan proyek-proyek properti baru.

Presiden Komisaris PT Pollux Properti Indonesia Tbk Mr Po Sun Kok menuturkan, Perseroan cukup optimistis akan kinerja pada tahun 2019, terlebih setelah meningkatnya marketing sales dalam dua tahun terakhir.

Menurut Po Sun Kok, memang tidak mudah untuk bisa merebut pasar kalau tidak dibarengi dengan strategi marketing yang baik. Hal inilah yang menjadi fokus pihaknya selama ini, yaitu dengan mengeluarkan produk yang berbeda dengan pesaing dan lebih berupaya untuk menciptakan produk properti yang berkualitas dan memberikan added value, namun masih dengan harga yang relatif terjangkau.

“Pada tahun 2019 kami masih memfokuskan pada penyelesaian proyekproyek yang sedang berjalan, melakukan persiapan untuk proyek dalam portofolio dan melihat potensi proyek baru untuk pengembangan usaha,” ujar Po Sun Kok.

Dia juga menuturkan, hampir seluruh proyek Pollux Properti Indonesia saat ini mengusung konsep megasuperblok yang merangkum berbagai subsektor properti seperti residen t ial , perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga rumah sakit.

Nico Po, CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk, mengatakan, sepanjang 2018, Perseroan berhasil memperoleh kinerja cukup baik dengan membukukan penjualan Rp928 miliar atau meningkat 110% dibanding tahun 2017 sebesar Rp441 miliar.

Sementara, laba bersih tercatat Rp229 miliar atau meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, yaitu Rp100 miliar. “Pendapatan tersebut dikontribusi dari penjualan apartemen sebesar Rp594 miliar dan penjualan perkantoran sebesar Rp332 miliar.

Adapun total aset yang dimiliki Perseroan adalah sebesar Rp4,9 triliun, meningkat 48% dibanding tahun 2017 sebesar Rp3,3 triliun,” ujar Nico Po. Untuk tahun 2019, Perseroan mematok target marketing sales sebesar Rp1,98 triliun atau kenaikan hingga dua kali lipat dibanding tahun 2018.

Pendapatan tersebut berasal dari pengakuan pendapatan lanjutan atas booking sales yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya sampai dengan tahun 2018 antara lain, Meisterstadt sebesar Rp801,8 miliar, Chadstone sebesar Rp511,3 miliar, Amarsvati sebesar Rp94,6 miliar, World Capital Tower sebesar Rp60,3 miliar, dan Gangnam District sebesar Rp48,1 miliar.

Adapun pendapatan atas penjualan baru yang terjadi pada tahun 2019, terutama berasal dari booking sales proyek Chadstone sebesar Rp176,7 miliar, World Capital Tower sebesar Rp133,2 miliar, Meisterstadt sebesar Rp85,1 miliar, Amarsvati sebesar Rp47,7 miliar, dan Gangnam District sebesar Rp18,3 miliar.

Selain itu, POLL berniat mengerek pendapatan berulang atau recurring income dari beberapa proyek, di antaranya dua proyek mal di Cikarang dan Batam pada tahun ini. “Kami ingin kontribusi dari recurring income bisa tumbuh dan berada di kisaran 20%-30%.

Sementara, untuk jangka panjang, Perseroan menargetkan porsi recurring income hingga bisa mencapai 50%. Perseroan saat ini memiliki cadangan lahan premium di beberapa lokasi seperti di CBD Jakarta dengan luas 1,3 hektare dan beberapa lokasi di Jawa Barat seluas 66,1 hektare,” kata Nico Po.

anton c