Edisi 11-07-2019
Kue Balok Imara Jadi Ciri Khas Oleh-oleh Banten


Kue balok ini khas daerah Garut, tetapi dikenal sebagai oleh-oleh atau kuliner Bandung.

Ber beda dengan kue balok yang berasal dari Menes, Pandeglang, Banten. Kue balok ini semacam brownies, lelehan cokelatnya menjadi ciri khas, sehingga dise but kue balok Imara atau browneis Lumer.

Usaha kuliner yang dirintis pa sangan Rapih Herdiansyah dan Irafah Mauilan, sejak 13 Januari 2019 bisa menjadi oleh-oleh bagi sia pa saja yang datang ke Kota Serang, Ban ten. Label Imara di am bil dari nama tengah putri pertama Rapih dan Ilen, Louisa Imara Herdi ansyah.

Nama Imara dianggap oke untuk dijadikan label bisnis kuliner oleh Rapih dan Ilen. “Kami ingin nama Imara se bagai brand bisnis ku liner, seperti halnya brand Kartika Sari. Bedanya, Kartika Sari awalnya dikenal dengan browniesnya, Imara dengan kue baloknya,” kata Ilen.

Dia bertekad mengembang kan bisnis kulinernya dengan label Imara, yang tidak hanya memproduksi dan menjual kue balok, tetapi juga aneka ma kan an lainnya. Bahkan, sejak Mei 2019, Imara mengeluarkan pro duk minuman berbahan dasar kopi yang diberi nama Kopi Kocok Imara.

Ide awal bisnis ini bermula akhir 2018. Rapih melihat pe luang bisnis kuliner atau ma kanan/camilan semakin bagus. “Malah awalnya kita mau bikin camilan-camilan kecil seperti ke ripik singkong, dan camilan lain yang dijual di warungwa rung kecil Rp1.000.

Kita rencana mau pasok jajanan-ja jan an ke warung-warung, karena itu juga peluang besar. Hitung saja dalam satu kota, ada berapa warung kecil. Seandainya dalam satu kota atau bahkan seluruh kota, snack-snack -nya kita yang pasok, itu bisa jadi bisnis yang meng untungkan,” paparnya.

Meski demiki an, dalam membangun bisnis ada banyak tantangan dan yang harus dihadapi. Pertama per modalan, karena Rapih dan Ilen tidak mau bergantung atau memanfaat kan permodalan dari bank. “Ka mi sepakat tidak pakai uang bank, kita optimalkan sum ber daya yang ada.

Sambil niatan kami, sedi kit-sedikit menghapus halhal yang berbau riba,” tuturnya. Dalam pengembangan bisnis, pemasaran juga men jadi kunci. Sejak awal, Rapih dan Ilen sadar bahwa cara pemasaran se cara daring.

“Kami memanfaatkan aplikasi Whats App, med sos seperti Ins ta gram dan Face book. Saya rasakan luar biasa, ba nyak orang datang dan order kue balok Imara, dari berbagai dae rah, luar Provinsi Banten, bah kan pernah ada dari Malaysia te lepon kita pesan kue balok,” ungkapnya.

Kunci utama yang lain adalah rasa dan desain produk. Kualitas bahan yang kita pakai semuanya yang kualitas nomor satu untuk bahan kue. Kemasan kita desain sebaik mungkin, foto-foto pro duk kita jaga.

Orisinal kita ambil foto-foto semua produk kita se cara baik. Lokasi usaha ini berada di Jalan Ciwaru Raya, Kota Serang, Banten (dekat Kampus C Untir ta). Awal Juli nanti, insyaallah pin dah ke tempat baru yang lebih repre sen tatif, di Ruko Kaujon Mansion, Link. Klun jukan, Se rang, Kota Serang.

teguh mahardika