Edisi 11-07-2019
Saung Dolet Suguhkan Suasana Perbukitan


RUMAH makan di Banten ini menawarkan konsep berbeda dengan rumah makan pada umumnya seperti yang biasa ditemui di tempat wisata Pantai Anyer, Carita, Cinangka, Tanjung Lesung, Bagedur, dan Sawarna.

Namanya Saung Dolet. Ru mah makan khas Sunda ini menawarkan suasana alam perbukitan seperti kawas an wisata Puncak, Jawa Barat. Saung Dolet yang terletak di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang saat ini men jadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat karena men jadi salah satu destinasi wisata yang menarik.

Selain pemandangan indah, yang menjadi daya tarik lain adalah bangunan saung yang terbilang unik yakni berbentuk menyerupai leuit atau tempat menyimpan padi. Saung leuit yang terbuat dari bahan kayu dan bambu beratap rumbia ini ber jejer rapi se bagai tempat makan.

Tentunya karena ke unik an tersebut tidak heran jika foto-foto Saung Dolet kerap menghiasi media sosial karena setiap yang datang se lalu berfoto. Nama Dolet diambil dari nama sang pemilik sewaktu masih muda.

Teman-temannya kerap memanggilnya Dolet lantaran mo bil yang dia tum pangi sudah sangat jadul. “Nama Dolet di ambil dari nama saya,” kata Soleh Hidayat, pe milik rumah makan asal Kabupaten Lebak ini.

Seperti rumah makan atau restoran Sunda pada umumnya, Saung Dolet juga mena war kan menu yang sama misalnya pecak ikan gu rame dan nasi gonjleng, nasi goreng ikan asin, kakap bakar, sup iga, karedok, dan sebagai nya.

“Soal harga masih sangat terjangkau,” ujar Soleh. Yang juga menarik di Saung Dolet ini terdapat permainan bagi anak dan keluarga seperti kolam pemancingan ikan, outbond, dan fasilitas bermain anak seperti ayunan dan lainnya.

“Sebenarnya sudah cukup lama saya merencanakan konsep rumah makan yang menawarkan suasana alam yaitu sejak 2015 dan baru 2018 akhir alhamdulillah bisa terealisasi,” ungkapnya.

Jika Anda tertarik dengan tempat tersebut, silakah datang ke Jalan Raya Palima, tepatnya di Kampung Sindangsari, Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten.

teguh mahardika