Edisi 11-07-2019
Kagumi Indonesia sebagai Negara Terindah di Dunia


Sebagai ekspatriat asal Benua Biru yang lantas diberi tugas di Asia, Laurent Joseph C Lambert mengaku sangat merasakan adanya perbeda an budaya.

Pria yang sempat bekerja di Tereos Prancis dan tiga tahun bertugas di China ini lantas mendapat kan amanah baru sebagai CEO PT Tereos FKS Indonesia sejak 2017 lalu. “Saya belum genap dua tahun di sini.

Masih baru dan masih belajar bahasa Indonesia. Sedikitsedikit, lama-lama menjadi bukit,” ungkapnya. Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia, dia mengaku terkesan karena orang-orang tersenyum ramah seolah menyambut kedatangan saudaranya.

Saat dia berjoging pagi hari melintasi pasar tradisional, banyak pula orang menyapa dengan hangat. “Di China, Eropa, bahkan Paris, orang lebih cuek. Di Indonesia orang begitu ramah sehingga Anda merasa disambut.

Dan bagi saya Indo nesia ini negara terindah di dunia. Ada gunung, laut, pantai, bahkan kehidupan alam liar. Semua sangat mengagumkan,” tuturnya. Laurent pun berjanji akan mengunjungi dan mengeksplorasi sejumlah destinasi eksotis seperti Raja Ampat dan Flores.

Tak lupa dia akan mengajak keluarganya yang saat ini tinggal bersamanya di Jakarta. “Saya baru berkunjung ke Bali dan Yogyakarta saja. Memang butuh waktu karena saat ini masih sibuk di perusahaan,” ucapnya.

Di sela kesibukannya, Laurent sebisa mungkin meluangkan waktu untuk dua buah hatinya yang berusia 7 dan 9 tahun. Kalaupun tidak sempat jalan-jalan ke luar, dia akan mengundang temanteman atau koleganya untuk datang ke rumah.

“Budaya orang Prancis suka mengundang orang ke rumah untuk makan-makan. Jadi kami masak di rumah dan saya pun kadang ikut bantuin, tapi saya tidak bisa masak masakan Indonesia,” tutur penyuka gado-gado, sate, bihun, dan sop buntut ini.

Tidak hanya bersama keluarga, Laurent juga ingin dekat dengan timnya. Dia pun berencana ikut grup bikers yang diinisiasi para karyawan pabrik nya. “Mereka suka berkum pul bersama setiap akhir pecan dan bersepeda sampai ke Anyer.

Saya ingin beli sepeda juga supaya bisa bergabung dengan mereka. “Ini inisiatif yang bagus karena mem bangun kekompakan tim dan mengurangi gap antara manajemen dan pekerja. Makanya kami punya banyak kaum milenial di sini,” bebernya.

inda susanti