Edisi 11-07-2019
Ujian Berat Halep


LONDON – Simona Halep semakin dekat dengan final pertamanya pada ajang Grand Slam Wimbledon.

Mantan petenis nomor satu dunia itu hanya wajib melewati hadangan unggulan delapan asal Ukraina Elina Svitolina di All England Lawn Tennis and Croquet Club, malam ini. Bagi Halep, pencapaiannya ke babak semifinal memang tidak mudah.

Petenis asal Rumania itu harus berjuang keras mengalahkan petenis nonunggulan asal China, Zhang Shuai, untuk mendapatkan tiket 4 besar di Wimbledon 2019. Dia bahkan sempat tertinggal 1-4 pada set pertama, namun akhirnya mampu mengakhiri permainan dengan kemenangan dua set langsung 7-6, 6-1.

Kemenangan itu membuatnya semakin percaya diri menatap laga semifinal pertamanya sejak terakhir pada 2014 lalu. Ketika itu, dia tak mampu mencapai final seusai kandas 7-6, 6-2 oleh Eugenie Bouchard dari Kanada.

Tapi, Halep sekarang merasa dalam kepercayaan diri yang tinggi jelang laga nanti. Tidak hanya itu, peraih gelar grand slam Prancis Terbuka 2018 ini sedang dalam performa mengesankan. Sepanjang turnamen, dia hanya baru kehilangan satu set ketika bertemu dengan rekan senegaranya Mihaela Buzrnescu di babak kedua.

Dia juga berhasil melewati ujian terberatnya ketika mengalahkan mantan ratu tenis asal Belarusia, Victoria Azarenka, dan petenis sensasional berusia 15 tahun, Cori Gauff.

Namun, Halep mengakui perjuangannya belum berakhir dan masih ada dua pertandingan tersisa jika ingin meraih gelar grand slam pertamanya di Wimbledon. “Saya masih punya tenaga. Saya merasa bugar, sehat, dan percaya diri ketika saya menginjak lapangan.

Saya telah memainkan beberapa turnamen terbaik di lapangan rumput. Jadi saya hanya mencoba menikmati momen dan bermain dengan cara saya sendiri ketika saya sudah di atas lapangan,” ucap Halep dilansir wtatennis.

Dengan begitu, Halep harus bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya di laga nanti. Sebab Svitolina bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Dia sedang bermain baik, termasuk mengalahkan Karolina Muchova (Republik Ceko) 7- 5, 6-4 di perempat final.

Selain itu, petenis berusia 24 tahun ini juga memiliki keunggulan dalam rekor enam pertemuannya dengan Halep. Svitolina berhasil membukukan empat kemenangan dan dua kekalahan, tapi dia tetap harus waspada.

Sebab pada pertemuan terakhirnya, Halep berhasil meraih kemenangan di semifinal Qatar Open pada Februari lalu. “Kami sudah bertemu berkali-kali. Kami juga bertemu setelah perempat final. Tapi, sudah lama kami tidak bertemu.

Saya merasa dia (Halep) bermain sedikit berbeda sekarang. Ini akan menjadi pertandingan yang menarik. Ini pertama kalinya kami bermain di semifinal (grand slam). Ini akan menjadi laga menarik bagi kami berdua.

Semoga saya bisa bawa permainan terbaik saya,” ungkapnya. Pada semifinallainnya, petenis veteran Amerika Serikat dan salah satu favorit peraih gelar juara Wimbledon 2019 Serena Williams juga berhasil melaju setelah mengalahkan rekan senegaranya Alison Riske 6-4, 4-6, 6-3.

Pada laga berikutnya, dia akan menghadapi petenis non-unggulan Republik Ceko Barbora Strycova yang menyingkirkan petenis tuan rumah Johanna Konta 7-6, 6-1.

raikhul amar


Berita Lainnya...