Edisi 12-07-2019
Jangan Berpergian dengan Perhiasan Mencolok


MADINAH - Tingginya aktivitas jamaah haji selama berada di Kota Madinah mendapatkan perhatian Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi.

Petugas PPIH meng himbau agar jamaah haji mampu menjaga diri saat beraktivitas di luar penginapan. Salah satunya jamaah haji tidak membawa uang dan perhia san berlebihan yang bisa memancing tindak kriminal. “Sebelum jamaah tiba, kita sudah me lakukan sosialisasi kepada jamaah, utamanya bagaimana ja maah bisa melakukan pengamanan diri, menjaga barangbarang secara mandiri,” ujar Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Akhmad Jauhari di Kan - tor Daker Madinah kemarin. Dia mengatakan sering kali ja maah haji asal Indonesia me - ra sa ketika berada di Tanah Suci tidak ada praktik kejahatan. Padahal dalam kenyataannya tetap ada tindak kriminal mes - kipun berada di Tanah Suci.

“Yang namanya kejahatan itu di mana pun ada, termasuk di Mas jid Nabawi, apalagi di tengah kerumunan orang banyak, potensi itu selalu ada,” ujarnya. Ia juga mengimbau jamaah agar tidak mudah percaya ke pada orang yang belum dikenal, ke cuali petugas dibekali dengan se ra gam, baju, rompi, topi, dan meng gunakan tanda pengenal (id card). “Atribut id card ini ha - rus selalu me le kat di petugas. Kalau ada orang yang memakai pakaian se ragam, tapi tidak pakai atribut, pe r lu diwas padai,” imbau Jau ha ri. Menurutnya, id card men jadi pelengkap yang mutlak bagi petugas haji karena melalui id card, jamaah dapat mengenali bahwa yang bersangkutan adalah petugas yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1440H/ 2019M.

Jamaah juga diimbau agar se lalu waspada ketika ada seseorang menawarkan jasa peni - tip an barang dan jamaah dis aran kan tidak keluar hotel sen di ri an. “Ketika sendirian akan men jadi sasaran orang-orang yang akan melakukan niat jahat,” imbuhnya. Begitu juga dengan per hia s - an, ia mengimbau jamaah haji agar tidak menggunakan per - hias an yang mengundang ter ja - di nya kejahatan. “Lebih baik per hia s an nya disimpan saja,” katanya. Sementara itu Kepala Seksi Bimbingan Ibadah (Bimbad) Daker Bandara, Aruji Maswatu, menghimbau agar jamaah haji saat berada di Tanah Suci tidak mengedepankan identitas Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Imbauan tersebut di - sam paikan setelah mene mukan jamaah haji dari Embarkasi Batam (BTH) mengenakan jaket bertuliskan identitas KBIH saat turun di Bandara Prin ce Mo hammed Bin Ab dul- aziz Ma dinah.

“Memang kami temukan salah satu kloter yang meng gunakan jaket bertu lis - kan promo bimbingan (KBIH). Itu tidak boleh, itu sudah dila - rang oleh pemerintah,” katanya. Aruji menegaskan, KBIH ada lah mitra pemerintah dalam hal bimbingan ibadah haji saat ber ada di Tanah Air. Namun se - telah masuk ke Tanah Suci KBIH tidak boleh menonjolkan identitasnya dalam bentuk apa pun. “Kalau sudah berada di Tanah Suci bukan lagi kelompok bimbingan, tapi jamaah haji Indone sia,” katanya.

Temuan itu, kata Aruji, telah di buatkan laporan kepada pimpin an. Kementerian Agama (Kemenag) nantinya akan mem berikan teguran, baik lisan maupun tertulis, kepada kelom pok bimbingan ibadah tersebut seusai pelaksanaan ibadah haji.

Abdul malik mubarak