Edisi 12-07-2019
Jasa Medivest Siap Kelola 24 Ton Limbah Medis per Hari


BANDUNG – Anak perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jasa Sarana, PT Jasa Medivest akan segera mengoperasikan Incinerator II di Plant Dawuan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk mengelola limbah medis B3.

Apalagi, mereka kini resmi mengantongi izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Direktur PT Jasa Sarana Dyah SH Wahjusari mengatakan, Menteri LHK Siti Nurbaya menyatakan, PT Jasa Medi vest telah memenuhi komitmen izin pengelolaan limbah B3 un - tuk usaha pengolahan limbah B3 Plant II pada Rabu (10/7). “Apa yang diupayakan Jasa Sarana melalui PT Jasa Medivest merupakan upaya peles - tarian lingkungan, khususnya melalui jasa layanan publik pemusnahan limbah medis secara terpadu. Kami meng - ucapkan terima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas kepercayaan ini,” tutur Dyah.

Menurut Dyah, dengan di - kantonginya izin tersebut, maka perusahaan dengan peng - hargaan proper biru selama tiga tahun berturut-turut ini akan beroperasi dengan kesiapan penuh untuk mengelola lim - bah medis di Indonesia. “Ini komitmen kami seba gai BUMD Jabar untuk me ning - katkan pelayanan dalam peng - olahan limbah di Jawa Barat, khususnya limbah medis,” katanya. Dyah juga memastikan pihaknya terus berupaya agar sinergitas antaranak per usa - ha an terjalin secara profesio - nal. “Incinerator milik PT Jasa Medivest merupakan buah karya konstruksi dari PT Jabar Bumi Konstruksi,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Operasi PT Jasa Medivest Ari Putrarto mengatakan, fasilitas Incinerator II milik PT Jasa Medivest kini dapat ber ope rasi efektif setelah terbitnya izin dari Lembaga Pengelola dan Penyelenggara OSS. Dengan begitu, kata Ari, PT Jasa Medi - vest sudah bisa mengelola 24 ton limbah medis per hari. “Dalam waktu dekat, kami akan melipatgandakannya seiring dimulainya konstruksi Incinerator III dan IV Plant Dawuan. Jadi, nanti mampu membakar 48 ton (limbah medis) per harinya,” katanya. Ari menerangkan fasilitas incinerator milik PT Jasa Medivest berbasis teknologi Stepped Heart Controlled Air dengan dua proses pem bakar - an dan ruang pembakaran ber - suhu1.000-1.200derajatCelsius serta dilengkapi alat kontrol polusi udara.

Mesin pembakaran terse but mampu menetralkan emisi gas buang, seperti partikel-partikel, acid gas, toxic metal, organic compound, karbon dioksida (CO), dioxin, dan furan. Dengan demikian, gasbuangyangdiha silkan memenuhi parameter stan - dar baku emisi internasional. Pembangunan Incinerator II Plant Dawuan, Karawang, diba - ngun dengan nilai inves tasi Rp65 miliar dan konstruksinya dilaksanakandalamwaktu10bulan oleh PT Jabar Bumi Konstruksi.

Agung bakti sarasa