Edisi 12-07-2019
Pertamina EP Lepas 719 Tukik Tuntong Laut


KUALA SIMPANG - PT Pertamina EP melalui Unit Bisnis Pertamina EP Asset I Rantau Field mendukung upaya konservasi tuntong laut (batagur borneoensis) sebagai satwa endemik yang dilindungi di Aceh Tamiang sebagai bentuk komitmen kepedulian perusahaan terhadap lingkungan.

Bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Pemerintah Ka bupaten Aceh Tamiang, dan Ya yasan Satu Cita Lestari Indonesia (YSLI), kembali melakukan kegiatan pelepasan tukik tuntong laut. Pertamina EP Rantau Field dan pemangku kepentingan terkait juga melakukan penanaman pohon cemara di sekitar area lokasi tempat tuntong bertelur di Pantai Ujung Tamiang, Desa Pusung Kapal, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Selain melepaskan tukik tuntong laut sebanyak 719 ekor dari 955 butir telur yang di peroleh dari 60 sarang, Pertamina EP Rantau Field bersama stakeholder lainnya juga me nanam cemara sebanyak 500 pohon.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Konser vasi dan Keanekaragaman Hayati KLHK Indra Eksploi tasia, Production & Operation Di rector Pertamina EP Chalid Said Salim, Bupati Aceh Tamiang Mursil, dan Pertamina EP Asset 1 General Manager Rizal Risnul Wathan. Chalid Said Salim mengatakan, Pertamina EP dalam se - tiap kegiatan operasinya selalu mem per ha ti kan masyarakat sekitar dan kelestarian lingkungan guna menciptakan dam pak beran tai (multiplier effect). Dengan de mikian, kata dia, tercipta ke man dirian masyarakat dan ke les tarian lingkungan yang bisa men jadi salah satu warisan bagi generasi penerus.

Chalid menambahkan, sampai dengan Juli 2019, se ki tar 2.822 tukik tuntong laut di lepaskan ke habitatnya sejak 2009. Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Indra Eksploitasia mengapresiasi du kungan Pertamina EP ter ha dap konservasi satwa kebang gaan Aceh Tamiang itu. Satwa yang awalnya memiliki status critically endangered menurut Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN), itu diharapkan semakin ber kembang dan ter hindar dari ke punahan.

Bupati Aceh Tamiang Mursil berharap upa ya konservasi ini juga dilan jut kan dengan pengembangan eko wisata tun tong laut dan bakau. Hal itu diyakini dapat memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

M faizal

Berita Lainnya...