Edisi 12-07-2019
Pemerintah Perlu Gali Potensi Cukai Lain


JAKARTA – Pemerintah dinilai perlu lebih kreatif menggali dan memperluas sumber-sumber pendapatan, meng ingat ang garan yang masih terus mengalami defisit.

Pengamat ekonomi yang juga dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Berly Marta wardaya mengatakan, kondisi keuang an negara saat ini masih ber jalan normal. Pemasukan ne gara dari berbagai sektor terus mengalir, karena itu tidak perlu ada kekhawatiran berle - bih an di kalangan masyarakat. Namun mengingat ang gar - an masih terus mengalami de fi - sit, pemerintah perlu lebih krea tif menggali dan mem per luas sumber-sumber penda pat an. Selain meningkatkan tax ratio, juga menggali sum ber-sumber cu kai yang belum digarap se la - ma ini.

“Memang pa da periode Ja nuari-Maret kon disi ke uang - an negara me ni pis. Namun mulai akhir Ma ret serta April dan se terusnya se iring dengan pem bayaran pa jak tahunan dan meng alir nya pemasukan ne ga ra dari sek tor lainnya, kon - disi ke uang an mulai stabil se - hing ga tidak ada masalah,” kata Berly da lam rilisnya di Jakarta kema rin. Menurut Berly, meski per - ekonomian negara masih perlu perbaikan, secara garis besar para pejabat negara yang me - ng awal keuangan dan per eko - no mian nasional sudah berja - lan pada arah yang benar. Hal yang perlu diperbaiki selain pe - ningkatan ekspor dan p e ngu - rangan impor, juga menggali potensi-potensi sumber pen - da patan yang selama ini belum di sentuh atau belum direali - sasi kan.

“Yang perlu diperbaiki ada - lah pendapatan negara di bi - dang pajak. Target pajak kita se lama ini belum tercapai 100%. Selain itu, tax ratio pajak kita juga masih rendah. Baru pada angka 10-12% dari GDP kita. Padahal di negara te tang - ga seperti Thailand saja sudah mencapai 17%. Karena itu su - dah saatnya tax ratio kita naik - kan. Pajak kita masih bisa terus digenjot, terutama pajak orang pribadi,” paparnya. Selain pajak, Berly juga me - nyoroti cukai. Target pene ri - ma an cukai, menurut Berly, su - dah terpenuhi secara baik. Kare na itu, sektor cukai yang su - dah memenuhi kewajibannya secara baik, 2019 ini tidak perlu di utak-atik.

Yang perlu digali di sek tor cukai adalah potensi cukai yang ada di luar negeri, tapi di dalam negeri belum dike na - kan cukai. Salah satunya cukai minuman bersoda dan mi - num an yang mengandung kadar gu la sangat tinggi. Dia menambahkan, peme - rin tah juga perlu menerapkan cu kai bagi plastik dan industri plas tik. Alasannya, plastik jang ka pendek dan jangka pan - jang menimbulkan pen ce maran ling kungan.

Heru febrianto