Edisi 12-07-2019
Tujuh Pemain Gagal Bersaing


JAKARTA– Komposisi pemain Tim Nasional Indonesia U-19 yang mengikuti trainingcentre - (TC) masih akan dikerucutkan. Sebanyak 26 pemain yang saat ini tersisa diwanti-wanti menunjukkan konsistensi dalam latihan untuk mengamankan satu slot dalam skuad Garuda Nusantara.

Tim pelatih timnas U-19 kembali memulangkan tujuh pemain ke klub masing-masing. Mereka adalah Arda Alfareza dari Tira Persikabo, Mohamad Rafli Ariyanto (Barito Putera), Andi Irfan (Tiga Naga FC), Her - bert Sokoy (Persipura Jayapura), Sadiq Alifta (ASIFA), Rival do Lestaluhu (Tira Persikabo), dan Arya Putra (Borneo FC). Pencoretan ini dilakukan lantaran pemain tersebut dinilai tidak mampu bersaing dengan rekan-rekannya yang lain dalam TC Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, yang berlangsung hingga 2 Agustus mendatang. Meski demikian, pengurangan komposisi skuad Garuda Nusantaraini dipastikan bukan yang terakhir.

Sesuai regulasi Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF), pelatih Fakhri Husaini hanya bisa membawa 23 pemain untuk tampil pada ajang Piala AFF U-18 di Vietnam yang bergulir mulai 4 Agustus 2019 mendatang. Dengan demikian, mantan kapten timnas Indonesia itu masih harus mencoret tiga nama lainnya yang saat ini sedang menjalani TC. Fakhri berharap pemain yang saat ini masih bertahan mengikuti pelatihan hingga nanti jelang turnamen AFF bisa menunjukkan konsistensi da - lam berlatih serta menge luar - kan kemampuan terbaiknya. “Mereka harus bisa menun - jukkan konsistensinya dalam berlatih. Saya men cari pemain yang memiliki aspek fisik, teknik, skill, taktik, dan mental yang bagus,” katanya.

Menurut dia, sebelum kembali mencoret tiga pemain dan memutuskan skuad yang akan dibawa ke Vietnam, tim pelatih mengagendakan tiga kali uji coba sekaligus seleksi. Perta - ma, satu hari setelah melawan Bhayangkara FC, lalu pada 15 Juli, kemudian pada akhir Juli. Nanti hanya 23 pemain yang akan dibawa ke Vietnam untuk Piala AFF U-18 2019. “Kami harus meram pung - kan komposisi pemain sesuai regulasi AFF. Sekarang ada tujuh pemain hasil seleksi saya dan tim pelatih yang coret. Me re ka akan dikembalikan ke klub nya masing-masing,” katanya.

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menyatakan, Piala AFF yang akan diikuti timnas U-15 dan U-18 akan menjadi tolok ukur sekaligus seleksi pemain terbaik sebelum mengikuti kualifikasi Piala AFC. Dua turnamen itu menjadi prioritas PSSI lantaran Indonesia menjadi tuan rumah. “Piala AFC U-16 dan U-19 menjadi prioritas mengingat Indonesia menjadi tuan rumah untuk babak kualifikasinya. Untuk persiapan AFF, kami merancang Timnas Indonesia U-15 dan U-18, serta uji coba dengan tim lokal. Ajang AFF juga menjadi tolok ukur sekaligus seleksi pemain terbaik sebelum mengikuti kualifikasi AFC,” katanya.

Selain itu, timnas U-22 juga tengah dalam persiapan menghadapi SEA Games 2019 Filipina pada Desember men - datang. Federasi sudah menjad walkan laga uji coba kontra Iran sebagai bekal sebelum terjun di pesta olahraga negaranegara ASEAN tersebut. Di sisi lain, timnas U-16 mulai fokus memoles pertahanan timnya dalam TC yang digelar di Bogor. Pelatih Bima Sakti menyatakan, dari hasil evaluasi dalam laga uji coba kontra SKO Ragunan, area de- fencepatut mendapat perhatian karena masih menjadi titik lemah tim. Bima menambahkan, saat ini dirinya mulai memantapkan tim karena turnamen Piala AFF U-15 sudah di depan mata.

Dia juga mengisyaratkan bahwa pemusatan latihan terakhir ini akan sangat selektif. Karena itu, pemain dituntut konsisten dan maksimal dalam menjaga performa sepanjang TC tersebut. Sesuai jadwal, Piala AFF akan bergulir pada 27 Juli di Chonburi, Thailand. “Pemilihan pemain akan dilakukan dengan benar-benar selektif. Jadi, tidak menutup kemungkinan kami akan me - mang gil pemain lain di tengah TC tahap akhir. Itu akan dil a kukan jika di antara mereka ada yang belum bisa menunjukkan performa terbaiknya,” katanya.

Abriandi