Edisi 12-07-2019
Bisnis Co Choc Andalkan Produk Unik


KEMITRAANbisnis wara laba gerai minuman segar Co Choc meningkat pesat. Be lum genap dua tahun, Co Choc sudah memiliki 52 outlet di sejumlah kota di Indonesia.

Peningkatan pesat itu terjadi karena pola bisnis franchise yang diterapkan sederhana dan ter jangkau dengan profit menarik. “Mengapa bisnis kami begitu cepat berkembang? Ka - rena kami memiliki pro duk unik, harga kompetitif, dan kemitraan yang seder hana dengan investasi ri ngan,” ujar Michael Marvy Jonathan, salah satu petinggi grup Mitra Boga Ventura (MBV), pemilik brand Co Choc, di sela-sela pameran In ternational Franchise, License, and Business Con cept Expo and Conference (IFRA) di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, baru-baru ini.

Dalam pameran waralaba yang digelar pada 5-7 Juli itu, selain Co Cho, MBV juga menghadirkan Bakso Kemon. Marvy menjelaskan, Co Choc berasal dari Bandung dan didirikan pada 28 Maret 2018. Saat ini Co Choc sudah memiliki 22 outlet yang beroperasi di Bandung, Cimahi, Jakarta, Bekasi, Tangerang, Medan, Padang, Makassar, Surabaya, dan Yogyakarta. Dalam tiga bulan ke depan, ada 30 outlet Co Choc terbaru yang akan dibuka di Bandung (7 outlet ), Jabodetabek (12 outlet ), Medan (4 outlet ), Yogyakarta (1 outlet ), Surabaya (3 outlet ), dan Padang (3 outlet ). Dia menjelaskan, produk unggulan Co Choc adalah variasi minuman cokelat dengan bahan dasar ganache (teknik memasak cokelat dari Prancis). Adapun bahan baku co kelat berasal dari Jawa, Sumatera, dan Sulawesi sehingga Co Choc menghadirkan keka - yaan cita rasa cokelat Indonesia.

“Kami bekerja sama dengan petani cokelat dari berbagai daerah di Indonesia untuk mendapatkan biji kakao ter baik guna menciptakan ra - cikan minuman cokelat yang menggugah selera,” tutur Marvy. Produk minuman yang unik itu dijual dengan harga kompetitif, yakni harga ter - murah Rp15.000-Rp19.000. Gerai Co Choc mengha - dirkan 10 varian, yakni signature dark chocolate, classic chocolate, choco strawberry, choco army, matcha, red velvet, west java, sumatera, thai tea , dan thai tea chocolate .

Saat ini varian yang paling digan - drungi pembeli yakni signature dark chocolate yang dijual seharga Rp15.000 per gelas. Animo mitra untuk bekerja sama dengan BMV guna membuka waralaba gerai Co Choc sangat tinggi karena kemitraan yang sederhana dan terjangkau. Dia mencontoh - kan, cukup dengan investasi awal Rp95 juta, mitra bisa langsung membuka usaha dengan estimasi net profit Rp13,5 juta per bulan. Dengan proyeksi penjualan rata-rata 100 gelar per hari se - harga Rp18.000 per gelas, ber - arti pendapatan sebesar Rp1,8 juta per hari atau sekitar Rp54 juta per bulan.

Estimasi net pro - fit sebesar 25% (sete lah pe - motongan biaya royalti 5%), mitra memperoleh Rp13,5 juta. Marvy melanjutkan, untuk investasi awal, para mitra cukup membayar biaya ke mitra - an sebesar Rp50 juta untuk tiga tahun, pembelian per alatan dan bahan baku awal Rp15 juta, dan pembuatan booth sebesar Rp30 juta, sehingga totalnya Rp95 juta.

mg1