Edisi 21-07-2019
Renyahnya Mi Kering Khas Makassar


Berkunjung ke Kota Makassar tak lengkap rasanya kalau belum mencoba mi titi. Kuliner dengan bahan dasar mi ini berbeda dengan olahan mi kebanyakan. Selain tekstur minya yang kering dan menyerupai lidi, makanan satu ini juga dilengkapi kuah kental yang dijamin bakal menggoyang lidah penikmatnya.

Ciri khas mi titi memang terletak pada kuah kentalnya. Kuah diramu dengan kaldu ayam, kanji, telur, dan bumbu rempah lalu disisipkan potongan daging ayam, udang, jamur, hati atau cumi, serta irisan sayur sawi untuk menambah cita rasa sekaligus memberikan sensasi gurih. Meskipun “hanya” berbahan dasar mi, mi titi tetap mampu bersaing dengan begitu banyak kuliner khas Makassar yang lain, seperti coto, pallubasa, sop sodara, dan konro. Untuk menikmatinya, Anda bisa berkunjung ke kedai Mie Titi di Panakkukang, Makassar. Lokasinya cukup strategis lantaran berada di tengah kota dan dekat dengan pusat perbelanjaan seperti mal Panakkukang. “Yang menjadi andalan memang kuahnya. Apalagi kalau ketemu dengan mi yang kering, itu rasanya sangat gurih,” kata Armansyah, salah seorang pengunjung kedai Mie Titi Panakkukang.

Selain di Panakkukang, mi titi juga bisa dijumpai di sejumlah wilayah di Kota Makassar. Di antaranya di Mie Titi BTP Jalan Tamalanrea, Mie Titi Daya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Mie Titi Kakaktua di Jalan Stadion, dan Mie Titi Bulukunyi. Bahkan, bagi Anda yang lapar usai menyaksikan keindahan anjungan Pantai Losari bisa berkunjung ke RM Mie Titi Datuk Museng yang terletak di Jalan Somba Opu, berjarak beberapa ratus meter saja dari anjungan. Tidak hanya itu, sajian mi kering khas Makassar ini dapat pula kita jumpai di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan. Misalnya di Kabupaten Gowa, mi titi sudah bisa dinikmati jika Anda berkunjung ke Jalan Sultan Hasanuddin, Gowa.

“Bukan hanya di sini (Jalan Boulevard), sekarang sudah ada banyak cabang yang bisa dikunjungi. Hampir semua titik di Kota Makassar sudah ada, rasanya pun sama karena resep tidak berbeda. Hanya lokasinya saja yang beda,” ujar salah seorang karyawan Mie Titi Panakkukang, Asriani, kepada KORAN SINDO . Tak banyak yang tahu, mi titi awalnya dibuat oleh Ang Kho Tjao, warga keturunan Tionghoa yang tinggal di Makassar. Ang Kho Tjao kemudian mewariskan resep kuliner ini kepada ketiga anaknya dan menjadikan mi titi terkenal sejak 1970-an.

Ang Kho Tjao memberikan pengetahuan tentang resep tersebut kepada tiga anaknya, yaitu Hengky, Awa, dan Titi. Setelah Ang Kho Tjao meninggal dunia, bisnis mi kering dilanjutkan oleh anak-anaknya secara mandiri. Titi adalah yang paling populer di Makassar, maka nama “Mie Titi” menjadi identik dengan mi kering khas Kota Daeng. Kedai mi kering di Makassar yang terkenal ada empat, yaitu Mie Titi, Mie Awa, Mie Hengky, dan Mie Anto.

Vivi riski indriani