Edisi 21-07-2019
Memburu Sejarah


JAKARTA – Sejarah siap diukir Persija Jakarta pada Piala Indonesia. Memenangkan gelar akan melengkapi koleksi trofi Macan Kemayoran sekaligus menjaga tradisi juara.

Karena itu, Ismed Sofyan dkk harus mengalahkan PSM sore ini untuk memuluskan langkah menghadapi final leg kedua. Piala Indonesia menjadi satusatunya trofi domestik yang belum diraih Persija Jakarta. Pencapaian terbaik Macan Kemayoranhanya runnerupketika turnamen ini digelar perdana dengan titel Copa Indonesia pada 2005 silam. Kala itu, tim Ibu Kota yang diperkuat sejumlah pemain papan atas seperti Ismed Sofyan, Kurniawan Dwi Yulianto, Hamka Hamzah, Hendro Kartiko, Ortizan Salossa, dan Francis Wewengkang, dipaksa mengakui keunggulan Arema FC dengan skor 3-4 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Pada dua musim berikutnya, Persija gagal melampaui pencapaiannya dan hanya mampu mengamankan peringkat ketiga. Adalah Persipura Jayapura yang menjadi batu sandungan Ismed Sofyan dkk secara beruntun sekaligus memupuskan asa melaju ke final. Kini, Persija kembali dihadapkan pada memori 14 silam di final Piala Indonesia. Kali ini, lawan mereka adalah PSM Makassar dalam partai pamungkas dengan format tandang kandang. Sistem home and awayini membuat peluang kedua tim untuk meraih gelar juara menjadi seimbang. Persija sendiri tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan keduanya meraih gelar setelah gagal pada 2005.

Pelatih Julio Banuelos menyatakan, anak asuhnya wajib memenangkan laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno sore ini untuk mem - buka jalan menuju gelar juara. Kemenangan akan menjadi modal penting untuk menghadapi legdi Stadion Mattoanging Makassar. Karena itu, pelatih asal Spanyol tersebut menekankan pentingnya kemenangan dalam laga nanti. “Sangat penting untuk memenangkan laga ini karena kami masih akan menjalani legkedua di Makassar. Kami sudah melakukan persiapan dan saya yakin seluruh pemain siap mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk menang,” jelasnya kemarin.

Namun, meski percaya diri, Persija juga dipastikan tidak tampil dengan kekuatan terbaiknya. Macan Kemayorandipastikan tidak akan diperkuat penjaga gawang utama Andritany Ardhiyasa, bek tengah Steven Paulle, dan pemain sayap Ramdani Lestaluhu, lantaran masih cedera. “Ini permainan tim dan banyak pemain yang menggantikan. Siap pun yang diturunkan, saya yakin siap memberikan yang terbaik,” tambahnya.

Tidak hanya itu, jika menilik performa sepanjang musim ini, Persija wajib bekerja keras untuk bisa memenangkan legpertama. Berkaca pada Liga 1, mereka baru saja mengalami kekalahan menyakitkan 3-5 dari PS Tira Persikabo. Tidak hanya itu, Persija kini tercecer di zona degradasi, setelah baru memenangkan satu laga. Striker Marko Simic menyatakan, final legpertama ini sangat penting mengingat masih tersisa satu laga lagi. Dia menyatakan siap mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan kembali mempersembahkan gelar juara bagi Persija. Apalagi, pemenang turnamen ini akan bermain di Piala AFC 2020.

“Kami sudah di final dan ini kesempatan untuk memenangkan gelar. Kami akan bekerja keras untuk bisa menjadi juara untuk Jakmaniadan dua pemain senior Bambang Pamungkas serta Ismed Sofyan,” kata Simic. Meski percaya diri, Simic dkk tetap wajib mewaspadai Pasukan Ramang. Jika mengacu pada statistik pertemuan kedua tim, Macan Kemayorantidak pernah menang dalam empat laga terakhir. PSM tercatat sekali memenangkan laga dan sisanya berakhir imbang. Selain itu, tim tamu sudah bertekad mengukir sejarah di turnamen ini. Apalagi, pencapaian terbaik tim Juku Ejahanya babak 16 besar pada 2012.

Skuad besutan Darije Kalezic ini tidak ingin menyianyiakan kesempatan untuk meraih trofi pertama mereka. Tidak hanya itu, PSM bertamu ke SUGBK dalam kepercayaan diri tinggi menyusul laju impresif di Liga 1. Wiljan Pluim dkk baru saja meraih dua kemenangan penting setelah mengalahkan Bhayangkara FC dan Persebaya Surabaya. Pelatih Darije Kalezic menyatakan siap memanfaatkan momentum menurunnya performa tim lawan untuk mencuri kemenangan di SUGBK. Menurut dia, ini menjadi kesempatan timnya untuk meraih salah satu trofi musim ini.

Meski demikian, dia mengaku enggan meremehkan kekuatan Persija Jakarta. Alasannya, ini menjadi kesempatan satusatunya bagi Macan Kemayoranuntuk meraih trofi musim ini. “Pemain sudah siap untuk laga nanti. Kami harus bisa memaksimalkan laga nanti,” tambahnya.

Abriandi



Berita Lainnya...