Edisi 21-07-2019
Gerakan Kiehl’s untuk Bumi


KIEHL’SIndonesia mendukung komitmen mewujudkan gerakan #10MenitUntukBumi. Hal tersebut merupakan komitmen kepedulian terhadap lingkungan.

Bersama komunitas Saya Pilih Bumi, Kiehl’s mengajak masyarakat meluangkan waktu sedikitnya 10 menit untuk menunjukkan komitmen untuk bumi yang lebih baik. Menurut Venny Septianita, Kiehl’s Indonesia Brand General Manager, 10 menit setiap harinya dapat digunakan untuk mencintai bumi kita. “Dapat dibayangkan apa yang dapat kita lakukan untuk bumi dalam 10 hari, 10 bulan, bahkan 10 tahun,” ujarnya. Kampanye #10MenitUntukBumi ini telah berlangsung sejak Juni 2019 sebagai tanda memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2019. Kiehl’s Indonesia mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam komitmen #10MenitUntukBumi di sosial media atau mengunjungi www.10menituntukbumi.com .

Hasil kampanye ini ditujukan untuk mendukung program Saya Pilih Bumi untuk “Berbagi Kebaikan untuk Bumi” dengan mengajak masyarakat mengganti kantong plastik sekali pakai. Kiehl’s Indonesia menjadi brand pertama yang mendukung program ini dan sebagai brand kosmetik pertama yang menjadi pionir demi bumi yang lebih baik. Melanjutkan komitmen yang telah dilaksanakan sejak 2018, tahun ini Kiehl’s Made Better berkolaborasi bersama John Legend memperkenalkan salah satu produk favorit konsumen, Rare Earth Deep Cleansing Pore Masque x John Legend.

Sebagai bagian dari program Kiehl’s Made BetterTM, masker yang hadir dalam edisi terbatas ini memiliki kandungan Amazonian White Clay yang diperjualbelikan secara transparan, pengurangan penggunaan plastik dalam pembuatan dan pengemasan produk. Material yang digunakan pada kemasan juga menggunakan material daur ulang serta kerja sama yang dilakukan dengan komunitas lokal yang peduli isu lingkungan hidup.

Dalam hal ini, Kiehl’s Indonesia bekerja sama dengan komunitas lingkungan lokal Saya Pilih Bumi dalam mewujudkan komitmen Kiehl’s Made BetterTM dengan memberikan 10.000 kantong belanja untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Sali