Edisi 13-08-2019
Setnov Bahas Proyek Listrik dengan Sofyan Basir


JAKARTA –Mantan Ketua DPR sekaligus mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) mengakui dan memastikan pernah membahas proyek listrik bersama Sofyan Basir, Eni Maulani Saragih, dan terpidana Johannes Budi sutrisno Kotjo.

Setya Novanto (Setnov) di hadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK sebagai saksi dalam per si dangan terdakwa pene ri ma suap atau janji, Direktur Utama PT PLN (persero) non aktif Sofyan Basir, di Pengadilan Tipikor Jakarta kemarin. Perkara Sofyan yakni pem bantuan pidana suap guna mempercepat proses ke sepakatan proyek Inde - pen dent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Riau-1 (PLTU MT Riau-1), yang tenar dengan nama pro yek IPP PLTU Riau-1 anta ra PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI) dengan BlackGold Natural Resources (BNR) Limited dan China Huadian Engineering Company Limited (CHEC, Ltd).

Setnov mengaku pernah dua kali bertemu dengan Sofyan Basir pada 2016. Pertama, selepas pelantikan seorang pejabat di Istana Ne - gara. Saat itu secara tidak sengaja, Setnov berjumpa Sofyan. Setnov lantas menanya - kan ke Sofyan tentang program dan proyek listrik 35.000 megawatt (MW) yang dicanangkan pemerintah dan mengapa baru 10.000 MW yang terlaksana. Sofyan ketika itu me ngatakan tidak benar hanya 10.000 MW, tapi lebih dari 10.000 MW yang telah terlak sana. Pertemuan kedua terjadi di ru - mah pribadi Setnov, Jalan Wijaya XIII Nomor 19, Kelurahan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Saat itu Sofyan datang ber - sama Supangkat Iwan Santoso se laku direktur Pengadaan Stra - te gis 2 PT PLN (persero), Kotjo, dan Eni. Rombongan datang seki - tar sore hari pukul 17.00 WIB. Saat itu Eni mengutarakan bah wa Sofyan ingin menjelaskan tentang program-program PT PLN. Inti nya, Sofyan menyata - kan dari pro gram dan proyek lis - trik 35.000 MW telah terlaksana dan tercapai 27.000 MW, bagai - ma na proses pelaksanaan pro - gram, dan di mana saja tempattem pat nya. Ketua JPU Ronald Ferdinand Worotikan mengonfirmasi ke Setnov apakah dalam pertemuan itu ada pembahasan tentang proyek PLTU Riau-1 yang ingin di per - oleh Kotjo. Setnov mengklaim tidak ada pembahasan tentang proyek PLTU Riau-1.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Par tai Golkar DPR Melchias Mer - cus Mekeng juga diketahui sering berkomunikasi dengan Eni Mau - lani Saragih untuk membahas per kembangan proyek PLTU Riau-1. Juru Bicara KPK Febri Dian syah mengakui bahwa KPK se dang mendalami komunikasi an tara Mekeng dan Eni. “Saya me nyampaikan, KPK sedang men dalami komunikasi saksi de - ngan tersangka (Eni) dalam kasus PLTU Riau1,” kata Febri. Melchias Marcus Mekeng sen diri per - nah diperiksa KPK bebe rapa kali untuk saksi dalam kasus ini.

Sabir laluhu