Edisi 13-08-2019
Kemacetan di Sekitar Kebun Raya Bogor Dikeluhkan


BOGOR - Kebun Raya Bogor (KRB) yang belum memiliki kantung parkir berimbas pada kemacetan di pusat Kota Bogor (sekeliling Istana dan Kebun Raya). Khususnya saat akhir pekan dan libur panjang, kemacetan mengular dari Jalan Raya Pajajaran hingga Jalan Otista.

Kondisi ini dikeluhkan banyak pengguna jalan, termasuk Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Keluhan ini disampaikan langsung Bima kepada Pre si - den Joko Widodo (Jokowi) seusai menunaikan salat Idul Adha, Minggu (11/8). Selain itu, kemacetan juga dise babkan meningkatnya volume kendaraan dan penyempitan jalan di jembatan Jalan Otista. ”Saya bilang PR-nya adalah titik parkir. Jadi, beliau me - minta saya dan kepala LIPI un - tuk berkoordinasi memastikan parkirnya. Nanti tidak ada lagi mobil yang masuk dan tidak ada lagi mobil parkir di ping gir jalan seputaran Kebun Raya dan Istana,” ujar Bima kemarin. Menurut dia, LIPI akan mulai membangun kantung par - kir tahun depan.

”Sementara Pemkot Bogor akan bangun gedung parkir dua tahun lagi di kawasan Pasar Bogor. Saya sam paikan ke Pak Jokowi tadi rencana itu,” katanya. Manajer Humas dan Kerja Sama LIPI Kawasan Bogor selaku pengelola PKT Kebun Raya Bogor Ayi Doni Da russalam enggan merespons terkait keluhan warga Kota Bogor yang disampaikan kepada Jokowi melalui wali kota Bo - gor. Belum lama ini, dia juga sempat menyampaikan mi - nim nya area parkir yang ber - imbas pada anjloknya tingkat kunjungan KRB saat libur Lebaran, Juni lalu. ”Pada libur Lebaran 2019, jumlah pengunjung harian tertinggi terjadi pada Sabtu (8/6) atau H+3 Lebaran sebanyak 23.902 orang. Sedangkan ta - hun lalu, jumlah pengunjung ha rian bisa mencapai 28.700 orang pada H+2 libur Lebaran,” ungkap Ayi.

Menurut dia, kelangkaan lahan parkir menjadi salah satu penyebab jumlah pengunjung KRB pada masa libur Lebaran 2019 anjlok di banding 2018. ”Kami perkirakan penurunan jumlah pengunjung itu karena mereka ke sulitan mencari area parkir di luar Ke bun Raya Bogor,” ujarnya Di tempat terpisah, meski beberapa ruas jalan di DKI Jakarta masih mulus, namun Pemprov DKI tetap melakukan perbaikan. Kondisi ini dinilai sia-sia lantaran perbaikan dilakukan pada jalan mulus se - perti Jalan Kemanggisan, Jalan Cikini Raya, hingga Jalan KS Tubun. Di beberapa ruas jalan itu tampak alat berat terparkir.

Di Jalan Kemanggisan depan Kompleks Pajak, jalanan bekas dikeruk membuat pengendara harus berhati-hati dan mengurangi laju ken daraan agar tak terjatuh. Im basnya kerap terjadi kemacetan di lokasi sampai flyover Tanjung Duren, Jakarta Barat. “Aneh saja beresin jalan ini, padahal jalan masih mulus,” kata Elga, salah satu pengendara, kemarin.

Haryudi / yan yusuf