Edisi 13-08-2019
Sembilan Ruas Jalan Tol Siap Beroperasi


JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan hingga akhir tahun ini terdapat sembilan ruas jalan tol yang akan dioperasikan.

Pemerintah secara bertahap menyelesaikan pembangunan jalan tol yang ditargetkan se - panjang 1.852 km dalam periode 2015-2019. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, hingg a Mei 2019, jalan tol yang telah dioperasikan sepanjang 949 km dan akan bertambah 406,14 km dengan ber ope rasinya sembilan ruas tol secara bertahap hingga akhir 2019. Ke hadiran jalan tol akan me - ningkatkan konektivitas antar wilayah dan efisiensi biaya logistik di Indonesia. ”Khusus jalan tol, selama lima tahun nanti akan ada tam - bahan 1.852 km. Sekarang ham pir 1.000 km jalan tol baru sudah diresmikan dan diope rasikan. Manfaatnya sudah ba - nyak dirasakan masyarakat dan banyak yang menyampaikan rasa terima kasih atas ter sam - bungnya jalan tol Trans Jawa,” kata Basuki di Jakarta kemarin.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU - PR Danang Parikesit menya ta - kan sembilan ruas jalan tol tersebut yakni pertama , jalan tol Cinere-Jagorawi (Cijago) seksi 2 ruas Raya Bogor-Kukusan (5,5 km), dengan progres fisik saat ini sudah 100% dan siap di - resmikan Agustus 2019 ini. Pembangunan jalan tol Cijago sepanjang 14,64 km di - laksanakan oleh PT Trans ling kar Kita Jaya, ter bagi menjadi tiga seksi. Tol Ci jago Seksi I d i mulai dari in ter change Jagorawi hingga ke Jalan Raya Bogor, Sek si II d imulai dari Jalan Raya Bogor hingga Kukusan, dan Seksi III Kukusan ke Cinere.

Kedua , ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Ka yu Agung sepanjang 189 km, yang akan siap diresmikan pada September 2019. Jalan tol yang merupakan bagian da - ri tol Trans Su ma - tera ini di ba ngun de ngan meng gu - nakan biaya in vestasi Rp21,95 triliun. Pada Le - baran 2019 lalu, ruas tol ini sudah digu na kan fung - sional untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik, saat ini pro gres kons truksinya sudah 94,33%. Ketiga yakni jalan tol Ma - nado-Bitung seksi 1-2A ruas Ma nado-Danowudu (22,5 km). Tol Manado-Bitung dibangun dengan skema kerja sama pe - merintah dan badan usaha (KPBU) dengan nilai investasi total Rp6,19 triliun.

”Kehadiran tol pertama di Sulawesi Utara ini akan memangkas waktu tem - puh Manado ke Bitung dan se - ba liknya dari saat ini sekitar 90- 120 menit, menjadi sekitar 30 menit,” ujar Danang. Keempat , jalan tol Balik-pa - pan-Samarinda seksi 2-4 ruas Samboja-Samarinda (66,4 km). Kedua jalan tol tersebut saat ini sudah dalam tahap penye le sai - an dengan progres konstruksi masing-masing sebesar 92,36% dan 96,71%. Dua ruas tol ter sebut direncanakan siap di-resmi - kan Oktober 2019. Kelima yakni ruas tol Kun ciran-Serpong (11,14 km) dengan pro gres 94,24%, dan keenam ruas tol Pandaan-Malang seksi 4 Singosari-Pakis (5,1 km) dengan progres 97,1%. Kedua ruas tol tersebut ditargetkan No vember 2019 bisa ber operasi.

Ketujuh , ruas tol Kayu Agung- Palembang-Betung seksi 1 ruas Kayu Agung-Jakabaring (33,5 km) dengan pro gres 74,44%, kedelapan ruas tol Pe kanbaru-Dumai seksi 1-2 ruas Pekanbaru- Petapahan (33,6 km) de - ngan progres 95%, dan terakhir ruas tol Jakarta-Ci - kampek II (Japek 2) (36,4 km) dengan progres kon struksi 91,42%. Jalan tol Japek 2 yang dimulai dari SS Cikunir hingga Ka rawang tersebut akan memi sah kan pengguna tol jarak jauh dengan pengguna jarak dekat.

Pengendara yang menempuh jarak jauh bisa menggunakan tol Japek 2 dan turun di ujung ja lan tol layang, sehingga akan mengurai ke padatan dan me mangkas waktu tempuh, baik kendaraan yang menuju ka was an industri di Karawang atau Cibitung maupun yang menuju Cikampek- Semarang dan Pa da la rang- Bandung.

Michelle natalia