Edisi 13-08-2019
ESDM Lantik Wakil Kepala SKK Migas


JAKARTA –Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melantik Fatar Yani Abdurrahman menjadi wakil kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menggantikan Sukandar karena me ma suki masa pensiun.

Pengangkatan tersebut dituangkan dalam Keputusan Men teri ESDM Nomor 144/ K73/ MEMR/2019. “Memberhentikan Su kandar sebagai wakil kepala SKK dan Fatar Yani Abdurrahman se ba gai deputi operasi SKK Mi gas di sertai ucapan terima ka sih atas jasa-jasa. Meng angkat da lam ja batan ini Fatar Yani se ba gai wakil kepala SKK Mi gas,” ujar Jonan saat melan tik peja bat SKK Mi gas di Jakarta, ke ma rin. Selain peningkatan lifting mi gas, Jonan menyampaikan vi si pemerintah lima tahun ke de pan adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM). Jo nan me minta SKK Migas men dorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk me lakukan pe ngembangan SDM.

“Terutama pengembangan besar seperti Blok Masela wajib mengembangkan SDM, ter uta ma bagi pegawai atau ma sya rakat yang tinggal di lokasi pengembangan sesuai kebu tuh an dan kemampuan ma sing-masing,” ucap Jonan. Jonan mengakui dipilih nya Fatar Yani berdasarkan un sur senioritas di tubuh SKK Migas. Dia menjanjikan, ke de pan, pem berian jabatan mem pertim bangkan jalur penilaian. Pelantikan Fatar ju ga bukanlah ro tasi atau pro mo si, melain - kan mengisi po si si kosong ka - re na ada pejabat yang pensiun atau meninggal dunia. Fatar Yani sendiri memulai kariernya di ARCO sebagai pe - troleum engineer pada 1989.

Pria lulusan Teknik Kimia Ins - ti tut Teknologi Bandung (ITB) ini telah menekuni bidang eks - plorasi serta hilir hingga gas alam cair (LNG). Fatar juga per - nah bekerja di Exxon Mo bil, Cono cophillips, dan Petro nas. Sementara Sukandar dilan tik sebagai wakil kepala SKK Mi - gas pada 26 Mei 2017, sete lah sebelumnya menjadi direk tur utama PT Krakatau Steel (per - sero) Tbk (KRAS). Fatar Yani meng ung kap - kan siap mengemban tugas se - ba gai wa kil kepala SKK Migas. Pi hak nya akan fokus mela ku - kan in te grasi antara produksi, pe ngem bangan, hingga komer sialisasi migas.

“Gas sales agree ment ma na yang nggak ja lan ser ta per soalaannya akan kami iden ti fikasi. Segera ki ta cari jalan kelu ar,” kata dia.

Nanang wijayanto