Edisi 13-08-2019
Jamkrindo Gandeng Bank Jatim, SMF, dan REI


JAKARTA –Perum Jamkrin do melakukan sinergi bisnis dengan Bank Jatim, Sarana Multigriya Finansial (SMF), dan Realestate Indonesia (REI) terkait program kredit pemilikan rumah (KPR) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Direktur Utama Jamkrindo Randi Anto menjelaskan, masing-masing pihak ingin berkontribusi dalam upaya menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dalam model bisnis ini, sesuai dengan bisnis intinya, Perum Jamkrindo akan memberikan penjaminan bagi kredit pemilikan rumah (KPR) oleh nasabah Bank Jatim yang rumahnya disediakan oleh para pengembang anggota Realestate Indonesia (REI). “Pemerintah sudah berupaya untuk mene kan gap antara pasokan dan ke butuhan hunian melalui pro gram satu juta rumah. Kami dari badan usaha dan asosiasi bisa ber - kontribusi dengan cara kami. Melalui nota kesepa ham an ini, kami ingin berkontribusi se - suai bidang tugas kami masingmasing,” ujar Randi, di Kantor Pusat Perum Jamkrin do, Jakarta, kemarin.

Menurut dia, selain me nam - bah portofolio bisnis, pen ja - minan KPR Bank Jatim un tuk ru mah yang dibangun oleh ang - gota REI tersebut juga me ning - katkan kehati-hatian bisnis bagi Perum Jamkrindo. Dengan model bisnis tersebut, peluang masyarakat berpeng hasilan rendah untuk men da pat kan hunian semakin terbuka. Terkait kinerja bisnis, Pe - rum Jamkrindo berhasil men - catatkan kinerja positif pada semester I/2019. Per usahaan terbesar bidang penjaminan tersebut mencatatkan angka volume penjaminan sebesar Rp102,88 triliun atau naik sebesar 18% dari tahun sebe - lumnya sebesar Rp86,3 triliun.

Pencapaian positif tersebut turut mendongkrak kenaikan laba sebelum pajak (EBT) men - jadi Rp372,03 miliar atau naik 82,28% dari tahun sebelumnya Rp204,1 miliar. Total Aset pada Juni 2019 tercatat sebesar Rp17,40 tri - liun atau meningkat sebesar 7,1% dari aset per 31 Desember 2018. Sementara pencapaian ekuitasnya sebesar Rp11,67 tri - liun atau naik 3,30% dib an ding - kan Per 31 Desember 2018. Randi menegaskan, sampai dengan akhir tahun Perum Jamkrindo optimistis dapat me menuhi target volume penjaminan kredit sebesar Rp182,36 triliun.

“Perum Jamkrindo akan terus berkomi tmen memperluas pasar penjaminan dengan membuka ker ja sama baru kepada perbankan, nonperbankan, dan BUMN, serta melakukan ka - jian-kajian strategis men cip takan produk penjaminan sesuai perkembangan industri per - bankan/nonbank,” tandasnya.

Rakhmat baihaqi