Edisi 13-08-2019
Tiga Besar Dikuasai Pembalap Indonesia


JAKARTA– Posisi pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) pada tiga besar klasemen sementara Road Racing Championship (ARRC) kelas AP250 semakin kuat.

Pencapaian tiga podium pada balapan seri kelima Zhuhai International Circuit China, akhir pekan kemarin, membuat Irfan Ardiansyah dan Awhin Sanjaya menempel ketat pemuncak klasemen sementara Andy Muham mad Fadly. Irfan yang kini mengoleksi 140 poin hanya terpaut lima angka dengan pembalap Kawasaki itu. Pencapaian ini tidak lepas dari pencapaian podium ketiga pada balapan pertama, Sabtu (10/8), dan podium ke - dua pada balapan kedua, Minggu (11/8), yang diraih pembalap asal Ungaran, Jawa Tengah, tersebut.

Sementara Awhin berhasil meraih podium kedua pada balapan pertama. Sebelumnya, (AHRT) mengirim Awhin, Irfan, serta Lucky Hendriansya untuk bertarung di kelas AP250 yang menggunakan motor Honda CBR250RR. Sementara itu, pada kelas SS600, menurunkan Andi ‘Gilang’ Farid Izdihar bersama Rheza Danica Ahrens meng gunakan Honda CBR600R. Pada balapan pertama, Irfan menunjukkan potensinya dengan memulai balapan dari posisi start ketiga baris terde - pan. Dia terus bersaing pada grup terdepan hingga finis pada posisi ketiga. Memasuki balapan kedua, Irfan mendapat tekanan yang sangat rapat sejak awal balap sehingga men co - ba untuk terus berada dalam grup terdepan.

Melakukan ber - bagai over takemelewati pem - ba lap lainnya diikuti tekanan pada lap akhir, Irfan berhasil meraih podium kedua dengan catatan waktu 1:54,495. “Dua podium dalam balapan di China ini sangat berharga dalam pengumpulan poin menuju perebutan gelar juara AP250 2019. Kami akan terus berju ang hingga seri terakhir,” ucap Irfan. Sementara itu, Awhin dan Lucky juga bertarung kompetitif di kelas ini. Keduanya bersaing mendapatkan posisi terdepan. Awhin berhasil meraih podium kedua pada balapan pertamanya. Tapi, pada balapan kedua, ketatnya persaingan di beberapa lap terakhir membawa Awhin ikut terseret dan tak terhindarkan saat ada pembalap yang terjatuh di dekatnya.

Lucky konsisten menjaga konsentrasi dan fokusnya mem pertahankan posisi sekali - gus terus mengincar kesempa t - an yang bisa diambil dari pem - balap di depannya. Dengan per - saingan di grup depan yang sangat rapat sepanjang balap, Lucky dapat mempertahankan performa yang tidak jauh ber - be da dengan balapan pertama. Dengan catatan waktu 1:54,084, Lucky bertahan di posisi keempat hingga me - nyen tuh garis finis. “Tantangan di balapan kedua sangat berbeda. Sedikit kesalahan yang saya lakukan di sebuah tikungan membuat saya tercecer sampai posisi kesem bilan. Bersyukur akhirnya saya bisa finis keempat pada balapan kedua ini. Putaran beri kutnya di Sepang, saya akan berusaha lebih kuat lagi agar mengulang hasil bagus di putaran pertama,” ujar Lucky.

Pada kelas supersport 600, persaingan antara Andi Gilang dan Rheza Danica Ahrens juga berlangsung ketat. Namun, Andi Gilang yang tengah ber - juang keras memperbaiki posisi di posisi kelima tidak dapat melanjutkan balapan setelah terjatuh pada lap ke-10. Hal serupa kembali terulang pada balapan kedua. Sementara Rheza konsisten dapat memberikan perlawanan yang cukup meyakinkan kepa - da pembalap lainnya. Pada ba - lapan pertama, Rheza meng - akhiri balapan pada posisi ke- 10. Pada balapan kedua, Rheza mampu memperbaiki posisi finis ketujuh dengan catatan waktu 1:39,272.

“Saya memang belum meraih hasil yang diharapkan di China ini. Tapi, ada banyak ke - majuan yang saya rasakan di balapan kedua seperti bisa memperbaiki catatan waktu saya,” ucapnya. Balapan ARRC seri selanjutnya akan dihelat pada 21-22 Sep tember 2019 di Sepang Inter national Circuit, Malay sia.

Abriandi