Edisi 13-08-2019
Arif Siap Bawa Sepak Bola Menuju Industri


JAKARTA– CEO Nine Sport Inc Arif Putra Wicaksono mendeklarasikan diri turut dalam persaingan menduduki kursi calon ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Arif menawarkan program teroboson untuk membangkitkan industri sepak bola Tanah Air lewat pengembang an klub dan pembinaan supor ter. Arif sejatinya bukan nama baru dalam bursa calon ketua umum PSSI. Pada kongres 2016 lalu, dia sempat men ca - lon kan diri, namun terganjal regulasi lantaran dinilai belum cukup lima tahun berkecim - pung dalam persepakbolaan nasional. Tiga tahun berselang, Arif yang berhasil mendatangkan sejumlah tim papan atas seperti Juventus, AS Roma, Ajax Amster dam, hingga tim nasional Be - landa ke Indonesia, kini lebih percaya diri. Berbekal dukung an sementara dari dua klub ang - gota, dia bertekad turut ber sa ing menuju kursi ketua umum PSSI.

“Saat ini sudah memenuhi syarat untuk mencalonkan diri, yakni dukungan dua klub. Tapi, saya belum bisa sebutkan kare - na kita tahu situasi politik se per - ti apa. Tapi, itu sudah cukup untuk menjadi syarat kandi dat,” katanya, di Jakarta, kemarin. Arif menjelaskan keingin - an nya mencalonkan diri tidak lepas dari penilaiannya di mana sepak bola nasional butuh tero - bos an baru yang bisa mem - bangkitkan prestasi Indonesia. Dia menilai sepak bola lokal potensial menjadi industri jika dikelola dengan baik, terutama dari segi klub maupun suporter. Karena itu, ada tiga program yang akan ditawarkan kepa davo ter,yakni lisensi klub, mana - jemen suporter, dan video as - sis tant referee (VAR).

Menurut dia, dua program pertama men - jadi tulang punggung sepak bo - la profesional di mana klub be - nar-benar menerapkan standar yang ditentukan FIFA, baik dari segi fasilitas, manajemen, hing - ga keuangan. Selain itu, sisi su - porter juga turut dibenahi. - Fansklub diarahkan menjadi koperasi sehingga bisa mem - berikan dampak positif kepada penonton serta klub. “Program yang saya ta war - kan sebenarnya sudah berjalan dan sisa diteruskan. Pasar bola Indonesia sangat besar dan jika dikelola dengan profesional bi - sa menjadi industri. Tidak ha - nya akan menyejahterakan klub, namun juga mereka yang terlibat di sekitarnya,” ujarnya.

Menurut dia, menyosialisa - si kan program ini kepada klub maupun pemilik suara lainnya menjadi tantangan, terutama dalam menuju kursi ketua umum PSSI. Arif menilai me yakinkan pemilik suara tentang terobosan untuk menjadi klub profesional akan menjadi senjata utamanya nanti. “Selama ini kansudah ba - nyak suksesi yang dilakukan dan programnya itu-itu saja. Tapi, ternyata tidak membawa perubahan. Sekarang, saya tawarkan kepada votersesuatu yang baru untuk perbaikan se - pak bola dan bisa langsung di te - rapkan,” tandasnya.

Abriandi