Edisi 13-08-2019
SUV Raja untuk Pengawal Raja


VOLVO Tak ingin mengikuti arus membuat mobil sedan antipeluru. Alih-alih mereka memilih segmen mobil yang berbeda saat membuat sebuah mobil yang mampu menahan gempuran senapan dan peluru kendali. Mobil apa itu?

Jangan tanyakan Volvo soal mem buat mobil yang aman. Pabrikan mobil asal Swedia itu adalah pionir dalam membuat fitur-fitur kesela matan. Sabuk pengaman tiga titik, anti lock braking system (ABS), ISOFIX dan puluhan fitur keamanan lain, semuanya dibuat oleh Volvo. Namun, karena berbicara mobil antipeluru, Volvo justru ketinggalan. Saat pabrikan mobil ternama lain seperti BMW dan Mercedes-Benz telah membuat mobil antipeluru, Volvo baru tahun ini membuat jenis mobil yang sama. Uniknya Volvo justru mencoba jalur yang berbeda dalam membuat mobil itu. Alih-alih membuat mobil sedan antipeluru, seperti yang dilakukan BMW dan Mercedes- Benz, Volvo justru membuat sebuah SUV antipeluru bernama Volvo XC90 Armoured.

“Kami bangga dengan mobil antipeluru ini. Lewat mobil ini, kami bisa menyediakan sebuah mobil dengan level keamanan yang sangat tinggi buat konsumen yang butuh proteksi maksimal,” ujar Stephan Green, Marketing Director Volvo Cars Special Vehicles. Oke sedan antipeluru memang sudah banyak. Lalu apakah SUV antipeluru adalah hal yang baru? Tidak juga karena saat ini ada bebe - rapa SUV yang sudah antipeluru seperti buatan Rezvani, IAG, dan Conquest pernah membuat SUV antipeluru. Masalahnya mobil SUV yang mereka buat justru tampil bak sebuah tank ketimbang SUV saking protektifnya. Inilah mengapa Volvo XC90 Armoured jadi hal yang mena rik.

Volvo memang tidak mengubah tampilan mobil SUV flagship mereka ini jadi sebuah tank. Mereka tetap mempertahankan desain awal mobil itu seperti sedia kala. Be danya mereka memper siap - kan material mobil ini dengan sistem pertahanan yang sangat teruji. Step han Green mengatakan material Volvo XC90 Armoured memiliki spesifikasi pro teksi VR8 ((VPAM BRV 2009/ERV 2010). Berdasarkan spesifikasik pro teksi itu Volvo XC90 Armoured tak akan tembus peluru. Bahkan, peluru kendali dan bom juga bisa di antisipasi. “Seluruh badan mobil, 360 derajat bisa mengantisi pasi semua potensi itu,” ujar Stephan Green.

Volvo tidak sendirian membuat mobil itu jadi antipeluru. Mereka bekerja sama dengan perusahaan yang terbiasa menangani sistem proteksi kendaraan, yakni TRASCO Bremen GmbH di Jerman. Mobil yang diproduksi di Torslanda, Swedia itu dikirim ke kantor pusat TRASCO di Bremen, Jerman. Di sana TRASCO menyiapkan semua material baja antipeluru yang dipasang ke mobil itu. Ketebalan bajanya mencapai 10 milimeter. Tidak hanya baja, mereka juga mengganti kaca mobil dengan kaca antipeluru dengan ketebalan mencapai 50 milimeter. Dengan pemasangan material baru itu, otomatis berat badan mobil ini bertambah 1,4 ton. Alhasil mobil ini menjadi lebih berat dengan bobot bersih 4,49 ton. Guna mengatasi hal itu, Volvo mengubah suspensi mobil ini dengan suspensi baru dan rem cakram anyar.

“Kami juga bisa memberikan personalisasi di mobil ini. Setiap customer bisa meminta apa saja yang mereka inginkan ada di mobil itu,” ungkap Stephan Green. Tidak hanya Volvo XC90 Armoured, Volvo juga membuat dua mobil SUV antipeluru yang spesi fi - kasinya di bawah mobil itu, yakni Volvo XC60 T6 AWD Inscription dan Volvo XC90 T6 WD Inscription. Kedua varian ini dibuat guna menya sar kon sumen yang tidak mampu mene bus harga Volvo XC90 Ar - moured yang tembus hingga 450.000 pounds terling atau setara Rp7,6 miliar. Kedua varian itu rencananya dibuat untuk orang-orang kaya yang ada di kawasan Amerika Latin yang memang kerap mendapatkan an caman keamanan.

“Sebelum dikirim ke sana, kami tetap melaku - kan pengujian balistik ke kedua mobil itu,” ucap Stephan Green. Volvo sepertinya memang meli - hat adanya peluang besar mobil anti peluru di luar mobil sedan. Pasal nya mobil para pengawal orang-orang kaya itu kebanyakan tidak memiliki standar keamanan yang tinggi seperti yang digunakan oleh para orang kaya itu. Tentunya ini akan jadi mobil yang tepat buat para pengawal orang kaya guna melindungi tuan mereka.

Wahyu sibarani