Edisi 14-08-2019
Rute KRL Bekasi Akan Diperpanjang hingga Karawang


BEKASI – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana memperpanjang rute kereta rel listrik (KRL) lintas Bekasi hingga Karawang, Jawa Barat.

Untuk mewujudkan itu, Kemen hub akan memfinalisasi konstruksi prasarana yang ditargetkan dimulai pada 2020. “Kita bangun MRT (mass rapid transit) dan LRT (light rail transit ). Nanti insya Allah KRL akan sampai Karawang,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meresmikan Stasiun Metland Telaga Murni di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, kemarin.

Dia menambahkan, agar bisa dilintasi KRL, jalur rel ke Karawang harus jalur dwiganda atau “ double double track“. Untuk sementara jalur tersebut baru ditargetkan sampai Cikarang. “Karawang ini kita akan final kan fisiknya dulu. Kalau fisik nya selesai, ya akhir tahun depanlah,” katanya.

Budi Karya menambahkan, saat ini grafik perjalanan kereta api atau jadwal perjalanan KA belum diperbarui, yakni untuk KRL tujuan Cikarang berangkat setiap satu jam. Salah satu penumpang KRL lintas Jakarta-Kota atau Mang - garai-Cikarang Aan ber harap adanya penambahan kereta, yakni setiap 30 menit.

“Harapannya tambah, mudah-mudahan ada penambahan kereta dari satu jam menjadi setengah jam,“ katanya. Aan setiap hari meng andal - kan KRL dari Stasiun Metland Telaga Murni menuju Stasiun Gondangdia, titik berhenti me - nujutempatiabekerjadibilang an Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

“Akses yang paling murah dan nyaman ini kereta api, tapi belum banyakkeCikarang. Harapannya bisa bertambah. Dengan adanya kereta, benar-benar sangat membantu. Saya yakin ke depan ada perubahan,” katanya. Sementara itu, kalangan DPRD DKI Jakarta sebelumnya menilai bahwa jumlah transportasi umum yang berbasis rel perlu ditambah secara bertahap untuk menggantikan ken dara an pribadi.

Pembangunan transportasi umum massal berbasis rel, khususnya LRT, perlu didukung dalam waktu segera. Terkait KRL, dia menyarankan agar dibuat jalur lingkar dan layang dan pembangunannya juga perlu dipercepat. “Harus nya program yang sudah digaris bawahi oleh Presiden dan Wakil Presiden ada percepatan selama 10 tahun ke depan. Itu segera direalisasi,” kataWakilKetuaDPRD DKI Jakarta Triwisaksana.

Stasiun Baru

Setelah dilakukan uji coba selama tiga bulan lebih, Kemenhub kemarin meresmikan Stasiun Telaga Murni di Kecamatan Cibitung, Kabu paten Bekasi, Selasa (13/8). Dengan demikian, stasiun yang dibangun oleh swasta ini sudah bisa melayani masya rakat Bekasi dan sekitarnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, stasiun ini merupakan yang pertama dibangun berkat kerja sama pemerintah dengan swasta dalam hal ini PT Fajarputera Dinasti, pengembang kawasan Perumahan Metland Cibitung.

“Metland merupakan yang pertama kerja sama dalam pengembangan moda transportasi kereta api,” katanya. Berdasarkan catatan Kementrian Perhubungan, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Telaga Murni pada Mei sebanyak 36.408 orang per hari, Juni sebanyak 44.423 orang, Juli 55.555 orang.

“Tren peningkatannya naik drastis, jadi kami berharap masyarakat Cikarang beralih ke moda transportasi ini,” paparnya. Bupati Bekasi Eka Supria Admaja mengatakan, hasil pembangunan ini merupakan wujud nyata dan sinergi pe rencanaan pembangunan dan pola kerja sama antara pemerin tah pusat, daerah, dan swasta yang didasari kepentingan bersama untuk mengatasi masalah kemacetan di wilayah mitra DKI Jakarta.

“Warga Bekasi patut bangga dengan kehadiran stasiun baru ini karena proses pem ba ngun an stasiun ini sudah melalui proses yang cukup panjang, memakan waktu lima tahun,” katanya. Dengan kehadiran stasiun ini, kata dia, diharapkan kelancaran lalu lintas dan upaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Bekasi.

abdullah m surjaya/ant