Edisi 14-08-2019
Songsong Awal Baru


COTTBUSS– Atmosfer positif menyelimuti Bayern Muenchen jelang bergulirnya Bundesliga musim 2019/2020.

Sempat terpeleset selama dua laga beruntun, Die Rotenbisa kembali ke jalur kemenangan setelah menyingkirkan Energie Cottbus dari DFP-Pokal. Muenchen sempat mendapat sorotan lantaran gagal memenangkan Audi Cup yang merupakan turnamen pramusim.

Menjamu Tottenham Hotspur di Allianz Arena, Kamis (1/8), armada Niko Kovac kalah adu penalti 5-6. Padahal, mereka sebelumnya mampu menyamakan kedudukan 2-2 setelah tertinggal 0-2. Kritik semakin keras lantaran Muenchen urung merebut gelar pertamanya musim ini.

Ambisi Manuel Neuer dkk menjuarai DFL-Supercup untuk keempat kali berturutturut harus hancur lantaran dipermalukan Borussia Dortmund 2-0 di Signal-Iduna- Park, Minggu (4/8). Rentetan hasil buruk itu membuat Kovac dalam tekanan.

Pelatih berusia 47 tahun itu diprediksi bakal dipecat jika tidak mampu memperbaiki performa Muenchen. Beruntung, tugas itu berhasil dilakukannya dengan membantu pasukannya melaju ke putaran kedua DFB-Pokal. Penguasa Jerman itu memperlihatkan kebangkitannya dengan mengalahkan Cottbus 3-1 di Stadion der Freund schaft, Selasa (13/8).

Muenchen selaku tim tamu unggul dulu 3-0 berkat gol Robert Lewandowski (32), Kingsley Coman (65), dan Leon Goretzka (85) sebelum diper kecil Berkan Taz (90) dari titik putih. “Tim saya telah melakukan pekerjaan bagus. Kami bisa sedikit meningkatkan penguasa an bola pada babak kedua.

Secara keseluruhan, saya puas. Cottbus telah mengerahkan segalanya. Ini per tandingan yang menarik,” ucap Kovac, di laman resmi Muenchen. Kovac menilai sukses menundukkan Cottbus menandakan Muenchen perlahan mulai bangkit.

Para pemain baru juga lambat laun bisa beradaptasi dengan gaya permainan FC Hollywood.Pada laga itu, Kovac memasukkan Benjamin Pavard dalam starting line-up. Bek yang dibeli seharga 35 juta euro dari Stuttgart itu tam pil cukup bagus meski gagal mencatat clean sheet.

Kovac turut pula menurunkan bek Lucas Hernadez yang direk rut dari Atletico Madrid senilai 80 juta euro pada menit ke-89. Tidak hanya itu, Muenchen juga resmi meminjam Ivan Perisic dari AC Milan pada 12 Agustus lalu. Namun, kehadiran gelandang asal Kroasia itu justru mendapat kritik dari fans.

Alasannya karena sosok berpostur 186 cm tersebut dianggap sudah tua, yakni berusia 30 tahun. Menanggapi kritik itu, Kovac berusaha membela Perisic. Dia merasa usia bukan hal yang perlu diperdebatkan. Menurutnya, yang perlu dinilai adalah performa saat di lapangan.

Karena itu, dia tetap meyakini Perisic dapat memberi pengaruh positif kepada Muenchen. Kovac tidak asal bicara. Kehadiran amunisi baru terbukti meningkatkan skema permainan. Kovac kini bisa menerapkan pola 4-2-3-1 atau 4-3-3 sesuai kebutuhan.

Selain itu, kekuatan di lini tengah tetap terjaga setelah ditinggal Franck Ribery, Arjen Robben, dan James Rodrigued. Itu sebabnya, Kovac optimistis Muenchen akan mampu mengawali langkahnya di Bundesliga dengan baik, yakni mengalahkan Hertha BSC pada laga pertama di Allianz Arena, Sabtu (17/8). “Hal yang masih harus diperbaiki adalah mengantisipasi serangan balik lawan,” tandas Kovac.

m mirza






Berita Lainnya...