Edisi 20-08-2019
KPK Rekrut 18 Penyidik Baru


JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara diam-diam merekrut dan kemudian melantik 18 penyidik asal Polri dan 7 jaksa asal kejaksaan kemarin.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan, kemarin Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan telah resmi melantik 18 penyidik asal Polri dan 7 jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan. Pelantikan ini di saksikan empat orang pimpinan KPK lainnya yakni Agus Rahardjo, Alexander Marwata, Thony Saut Situmorang, dan Laode Muhamad Syarif serta jajaran struktural. Pelantikan ber langsung di Gedung Merah Putih KPK.

“Dengan penambahan ini, kekuatan sumber daya manusia KPK menjadi 135 orang pe nyi - dik dan 83 orang JPU. De ngan dilantiknya 18 orang pe-nyidik asal Polri sebagai penyidik KPK maka saat ini komposisi penyidik KPK yakni pegawai tetap 63 orang, pegawai negeri yang dipekerjakan (PNYD) dari Polri 68 orang, PNYD dari BPKP 2 orang, dan penyidik pegawai ne - geri sipil (PPNS) 2 orang,” ung - kap Febri di Gedung Merah Pu - tih KPK, Jakarta, tadi malam. Mantan pegawai fungsional pada Direktorat Gratifikasi KPK ini mengungkapkan, 18 penyidik dan 7 JPU tersebut se - cara resmi bergabung sebagai pegawai KPK sejak Kamis (1/8). Mereka telah menyelesaikan program induksi pegawai baru KPK terhitung 1-15 Agustus 2019 di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Jakarta.

Saat pro - ses induksi atau pelatihan, ujar Febri, mereka diberikan se - jumlah materi yang diharapkan akan digunakan saat bertugas nanti. “Mulai dari aspek integritas KPK, aspek hukum pembe ran - tasan korupsi, tindak pidana pencucian uang, UU Nomor 28 Tahun 1999, hukum acara pi - dana, akuntansi dan audit, mo - dus operandi dan pembuktian pengadaan barang dan jasa (PBJ), tindak pidana korporasi, hukum perdata, wawancara investigasi, dan hal-hal lain yang terkait dengan pelak sa na - an tugas nantinya,” bebernya.

Febri membantah bahwa rekrutmen hingga pelantikan 18 penyidik dan 7 JPU dila ku - kan secara tiba-tiba atau ter tu - tup. Menurut dia, proses re - krut men dari instansi masingmasing tahapannya sama dengan proses rekrutmen yang lain. Sebelumnya, peng umum - an rekrutmen telah dilakukan KPK melalui surat ke Polri dan Kejaksaan. “Polri mengirimkan 167 pe - serta untuk mengisi posisi pe - nyidik muda, sedangkan Ke jak - saan mengirim 46 peserta un - tuk mengisi posisi JPU muda. Calon-calon yang dikirim ter - sebut kemudian melewati se - rangkaian tes mulai tes ad mi - nis trasi, tes potensi, kom pe ten - si, kesehatan, hingga wawan - cara akhir,” paparnya.

Basaria Panjaitan dalam sambutannya menyatakan, par a penyidik dan jaksa baru tersebut diharapkan segera cepat beradaptasi di lingkungan kerja yang baru, yakni KPK. Pa - sal nya, saat ini semua serba - canggih dan tindak pidana korupsi sekarang juga semakin luar biasa. Karena itu, ujarnya, yang terpenting adalah mereka yang baru dilantik harus bisa segera beradaptasi dan men - jalankan tugas dengan sebaikbaiknya.

“Kami juga mengingatkan adik-adik semua untuk menjunjung tinggi integritas dan meninggalkan kebiasaan yang tidak baik di instansi sebe lumnya. Jangan sampai ada di an tara adik-adik yang meminta apa pun dari siapa pun,” tandasnya. Mantan staf ahli kapolri bidang sosial politik ini meng - gariskan, penambahan tenaga ini akan membantu dan memperkuat kerja KPK ke depan dalam menangani kasus-kasus korup si yang ada.

Sabir laluhu