Edisi 20-08-2019
Perbaikan Infrastruktur untuk Percepatan Pembangunan


Revitalisasi kawasan Banten Lama dibarengi dengan perbaikan infrastruktur yang memadai. Ada tiga jalur menuju kawasan wisata religi dan cagar budaya Banten di Kota Serang yang telah diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten.

Kepala Dinas PUPR Hadi Suryadi mengungkapkan, tiga jalur yang sudah selesai pembangunannya, yaitu Lopang-Banten Lama, Pontang-Banten Lama, serta Kramatwatu-Banten Lama. Untuk jalur Kramatwatu-Banten Lama dan Pontang-Banten Lama selesai tahun ini. Perbaikan dilakukan secara simultan sehingga proses pengerjaan bisa terawasi dengan baik dan hasilnya memuaskan. “Semua perbaikan dengan cara dibeton dan semua sudah baik kondisinya” ujar Hadi. Menurutnya, tak hanya akses menuju kawasan wisata yang diperbaiki, jalur di dalam kawasan wisata Banten Lama juga diperbaiki. Jalur tersebut sangat penting agar lokasi wisata mudah terakses oleh wisatawan serta memberikan kenyamanan.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, sepanjang 746,9 km ruas jalan kewenangan Provinsi Banten atau 98,01% dari total jalan provinsi sepanjang 762,03 km hingga tahun ini ditargetkan akan berada dalam kondisi baik atau bagus. Ini berarti sekitar 1,99% atau sepanjang 15,13 km ruas jalan yang perlu ditingkatkan hingga 2020. “Saya akan terus pantau dan turun ke lapangan untuk melihat langsung sehingga apabila ada kendala, bisa segera diselesaikan,” ujar Wahidin. Dia mengatakan, percepatan pembangunan khususnya infrastruktur merupakan komitmen gubernur dan wakil gubernur sebagai pelayanan dasar kepada masyarakat. Itu juga sebagai upaya peningkatan laju pertumbuhan ekonomi yang akan turut berperan dalam tingkat indeks pembangunan manusia di wilayah Banten.

Pembangunan dan perbaikan infrastruktur juga menjadi program strategis sejak tahun pertama kepemimpinannya. Setelah seluruh jalan provinsi kondisi baik, pembangunan akan dilanjutkan dengan membantu infrastruktur di kabupaten/kota. “Mewujudkan kondisi infrastruktur jalan yang baik di Banten juga sebagai upaya untuk mengurangi disparitas ekonomi antara wilayah Banten bagian utara, timur, barat, dan selatan. Jika infrastruktur baik, pertumbuhan ekonomi masyarakat perlahan berangsur tumbuh hingga berkembang dengan baik,” jelas Wahidin.

Soal ini, Hadi mengatakan, tahun ini pihaknya akan melakukan perbaikan jalan sepanjang 59,20 km dari total ruas jalan yang masih rusak 74,46 km atau 9,77% dari total jalan kewenangan provinsi sehingga pada 2020 tersisa hanya 1,99% jalan yang harus diperbaiki. Dia merinci, berdasarkan rekapitulasi kondisi jalan milik provinsi sejak 2018 hingga 2019, kondisi jalan provinsi yang sudah baik sepanjang 641,78 km atau 84,22%.

Sementara kondisi jalan rusak tercatat sepanjang 120,25 km atau 15,78%. “Pada 2018 pemprov telah membangun jalan sepanjang 66,32 km hingga ruas jalan rusak berkurang menjadi 74,46 km atau 9,77%,” imbuh Hadi.

Teguh mahardika