Edisi 24-08-2019
Stadion BMW Dikebut untuk Piala Dunia U-20


JAKARTA –Pembangunan Stadion BMW dikebut dan ditargetkan sudah bisa dimanfaatkan pada 2022 untuk pelaksanaan final Piala Dunia U-20.

Hal ini setelah Pemprov DKI Jakarta menunjuk tiga kontraktor yang mengerjakan konstruksi proyek tersebut. Ketiga kontraktor dimaksud adalah Wijaya Karya (Wika), Jaya Konstruksi, dan PT Pembangunan Perumahan (PP).

Untuk merampungkan pem ba ngunan itu, DPRD DKI pada Maret lalu telah me ng esahkan anggaran senilai Rp5 triliun yang diambil dari dana penyertaan modal daerah (PMD). Namun pembangunan stadion masih dibayangbayangi sengketa dengan PT Buana Permata Hijau yang menganggap lahan tersebut sebagai aset miliknya.

Persoalan inilah yang mengganjal sejak zaman Joko Widodo masih menjadi gubernur. Klaim PT Buana Permata Hijau berdasar ser tifikat yang kuat dan bah kan gugatan mereka telah dimenangkan PTUN DKI Jakarta.Untuk itulah, mengingatkan besarnya proyek, Pemprov DKI Jakarta harus memastikan persoalan hukum bisa tuntas.

Jakarta International Stadium (JIS)- demikian nama resmi stadion - bisa dibilang menja di proyek ambisius DKI Jakarta. Selain besarnya dana, stadion yang dibangun di atas tanah seluas 300.000 meter persegi (m2) tersebut akan dibuat megah dan me lampaui kapa sitas Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK).

Jika SUGB mampu me nampung 77.000 penonton, maka JIS b isa disesaki 80.000 hingga 82.000 penonton. Rancangan stadion juga berstandar pada Federasi Sepak Bola Dunia, FIFA. Untuk mempecepat pembangunan, PT PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang diberi kewenangan membangun stadion terus berkomunikasi dengan FIFA.

“Salah satu targetnya, final Piala Dunia U-20, itu sudah di-purpose oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI,” ucap Direktur PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin di Jakarta kemarin. Berdasarkan informasi yang di sam pai kan Jakpro sebel umnya, JIS akan berbeda dengan stadion lazimnya di Tanah Air.

JIS tidak akan dilengkapi dengan lintasan atletik sehingga jarak lapang an dengan tribun lebih dekat. Desain stadion melibatkan perancang stadion untuk Piala Dunia 2022 di Qatar dan sta dion klub-klub Liga Primer Inggris.

Iwan menuturkan, stadion yang akan didapuk menjadi kandang klub sepak bola Persija Jakarta tersebut akan memiliki luas 300.000 m2 dengan tinggi bangunan mencapai 70 meter. Stadion akan memiliki kursi penonton yang terbagi dalam kelas VVIP, VIP, corporate box, dan tribun utama.

Adapun rumput yang digunakan adalah rumput hibrida yang merupakan perpaduan ant ara rumput alami dan sintetis sehingga tidak akan rusak jika dipakai untuk kegiatan selain olahraga.”Bahkan di sana akan dibuat pembibitan yang melibatkan masyarakat sekitar.

Supaya proyek bisa berdampingan dengan pemberdayaan masyarakat juga,” ucap Iwan. Iwan memastikan, seperti halnya GBK, JIS tidak melulu untuk pertandingan sepak bola, melainkan berbagai perhelatan acara lain seperti konser musik.”Konsep dari awal multipurpose event , jadi tak melulu pertandingan dan aktifitas lain nya ada,” jelasnya.

Jakpro juga mengungkapkan kawasan stadion akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas seperti hotel dan apartemen. Fasilitas-fasilitas tersebut akan dikomersialkan untuk men jadi sumber dana perawatan stadion.

Gubernur DKI Anies Baswedan saat menghadiri acara kick off pembangunan Stadion JIS di Taman BMW, Sunter (14/3/2019) menuturkan bahwa JIS akan dibangun dengan desain ramah lingkungan kelas platinum.

Dia juga menginginkan stadion tersebut akan setara dengan Old Trafford milik Manchester United atau Santiago Bernabeu milik Real Madrid. “Desain yang dibuat benarbenar menjadi contoh sebuah gedung dengan prinsip ramah lingkungan yang kelasnya platinum. Kelas platinum itu kelas tertinggi dalam konsep green building ,” jelasnya.

Anies juga memastikan JIS ajab terhubung dengan rute mo da raya terpadu (MRT) yang menghubungkan Bundaran HI- Kota/Kampung Bandan. Fase dua pembangunan MRT yang seluruhnya jalur bawah tanah itu akan segera dimulai.

“Bila transportasi umum massal kita bisa menjangkau ke sana, insentif untuk naik kendaraan umum ada karena menjangkau semua titik. Kalau enggak, nanti pada naik mobil semua. Bisa dibayangi kemacetannya,” katanya. Sebagai informasi, lingkup pekerjaan kontraktor meliputi perancangan dan konstruksi rancang bangun (design and build ).

Pekerjaan tersebut terdiri atas pengembangan basic design sampai penyusunan DED (detail engineering design ) dan gambar kerja, pelaksanaan konstruksi meliputi seluruh aspek pekerjaan arsitektur, struk tur, dan Mekanikal Elektrikal Plumbing (MEP).

Pelaksanaan konstruksi dikerjakan oleh kontraktor selama 26 (dua puluh enam) bulan, termasuk testing commissioning dan uji full system . Target selesai proyek pada tahun 2021 dengan masa pemeliharaan konstruksi selama 12 bulan setelah serah terima pertama.

Sedangkan nilai proyek untuk lingkup pekerjaan yang dilaksanakan kontraktor sebesar Rp4,083 trilliun. Nilai proyek ini setelah melalui proses klarifikasi dan negosiasi yang ketat dari proses pengadaan intensif selama tiga bulan. Adapun total anggaran yang telah disetujui untuk proyek ini sebesar Rp4,5triliun untuk pembangunan stadion utama beserta fasilitas pendukungnya.

Sengketa Lahan

Pembangunan JIS masih diwearnai sengketa lahan. Lahan Stadion JIS sendiri diketahui masih bersengketa. PT Buana Permata Hijau masih mengklaim tanah tersebut sebagai aset miliknya.Pembuktian itu tertuang dalam sertifikat hak pakai nomor 314 dan 315 di dalam sidang Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Bahkan dalam sidang gugatan, Selasa (14/5/2019) lalu. Majelis hakim PTUN DKI Jakarta mengabulkan gugatan PT Buana Permata Hijau atas sengketa penerbitan dua sertifikat hak pakai (SHP) oleh Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara di Taman BMW dalam perkara Nomor 282/ - G/2018/PTUN-JKT.

Dua sertifikat yang digugat diterbitkan Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara bernomor 314 dan 315 di Kelurahan Papanggo atas nama Pemerintah RI Cq Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 18 Agustus 2017.

Sertifikat 314 memiliki luas 29.256 meter persegi dan SHP 315 seluas 66.199 meter persegi. Coorporate Secretary PT Jakpro, Hani Sumarno memastikan, sekalipun terdapat sengketa, hal itu tak mengganggu progres pembangunan. Bahkan, Hani mengatakan, pembangunan tetap berlanjut sesuai dengan arahan Guber nur.”

Kalatanah, domain Badan Pertanahan Nasional (BPN),” kata Hani sembari mengatakan progres pembangunan tiang pancang dilakukan sejak sebulan lalu. Menghadapi itu, mantan Wakil Menteri Kemenkum HAM Denny Indrayana ditunjuk Pemprov DKI untuk mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor: 282/ G/ 2018/ - PTUN-JKT tentang sengketa lahan JIS.

Kepada wartawan beberapa waktu lalu, Denny menyebut dirinya yakin bahwa Hakim Banding bisa me mutuskan secara adil dan baik. “Kami yakin dan percaya bahwa Hakim Banding yang mulia akan memutuskan persoalan ini berdasarkan hukum yang berlaku, serta sejalan dengan rasa keadilan masyarakat,” kata Denny kepada war ta wan.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Indonesia, Agus Pambagio mengatakan sangat rawan bila DKI masih enggan menyelesaikan sengketa disaat pembangunan berlangsung. Ia melihat, yang terjadi di Stadion BMW rawan konflik.

“Harus nya diselesaikan dulu, bukan masuk pembangunan,” kata Agus. Agus yang monitoring kasus Stadion BMW mengatakan sejak jaman Gubernur Fauzi Bowo (Foke), sengketa lahan di Stadion BMW memang cukup parah. Banyak lahan yang terkotak kotak dan terpisah di kawasan itu, imbasnya sering kali pembangunan berjalan mandeg.

Karena itu, dia menyarankan, agar konflik tak berlanjut, sebelum pembangunan distadion dilakukan, baiknya Pemprov DKI jakarta menyelesaikan segala permasalahan yang ada, salah satu membeli lahan swas ta yang menang dalam gugatan.

yan yusuf