Edisi 11-09-2019
Hadirkan Artifak hingga Koleksi Buddhis


DEPOK - Soka Gakkai Indonesia menggelar pameran cagar budaya internasional di Ruang Apung, Perpustakaan Universitas Indonesia (UI), Depok, kemarin.

Pameran Sutra Bunga Teratai ini digelar selama dua pekan lebih. Pada pembukaan hadir istri presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid/Gus Dur, Sinta Nuriyah, Rektor UI Muhammad Anis, dan sejumlah pejabat lain, serta lebih dari 500 peserta dari dalam maupun luar negeri.

Peserta luar negeri yakni Malaysia, Singapura, dan Jepang. ”Indonesia merupakan tuan rumah ke-17 penyelenggaraan pameran dengan tema Pesan Per da mai an dan Kerukunan Hidup,” ka ta Ketua Humas Soka Gakkai In do - nesia Elly Muliawan kemarin.

Pameran ini menyajikan ha - sil penelitian ilmiah mengenai perjalanan filosofi Sutra Bunga Teratai ke berbagai belahan dunia. Selain itu, juga d i - tampilkan artifak berusia ri - buan tahun yang bernilai se - jarah. ”Di sini juga ditampilkan koleksi asli dan replika ma - nuskrip, lukisan dan bendabenda peninggalan langka Bud dhis yang di antaranya telah berumur lebih dari 2.500 tahun,” ungkapnya.

Pameran juga meng ha dir - kan koleksi dari India, Rusia, Tionghoa, serta Indonesia. Koleksi dari Indonesia diperoleh panitia dari Museum Nasional yang mendatangkan koleksi peninggalan sejarah Boro bu - dur pada masa Dinasti Syai - lendra.

”Panitia membangun replika Goa Tun Huang, wa - risan budaya UNESCO dari Tionghoa,” kata Elly. Direktur Eksekutif IOPJepang Akira Kirigaya me nu - turkan, kegiatan ini ter se leng - gara atas dasar pemikiran Budha yang mengedepankan pembinaan generasi muda un - tuk semakin memperkuat bang sa.

”Kitab Sutra Bunga Teratai ini salah satu warisan kearifan umat manusia yang menawarkan perspektif baru untuk perdamaian dan keharmonisan bermasyarakat di zaman modern,” ujarnya.

Peneliti sosial vokasi humas UI Devie Rahmawati menu turkan, tema perdamaian menjadi relevan dengan kondisi lokal dan global yang terancam ”bakteri” polarisasi dalam keutuhan sebuah bangsa.

r ratna purnama