Edisi 11-09-2019
Tim Termahal


MANCHESTER– Manchester City (Man City) kembali menjadi pusat pemberitaan.

The Citizensmencatat sejarah sebagai klub pertama di dunia yang mampu menyusun skuad dengan nilai melebihi 1 miliar euro. Pelatih Pep Guardiola kabarnya telah mengumpulkan pasukan termahal dalam sejarah sepak bola.

Menurut keterangan CIES Football Observatory, setelah merogoh 166 juta euro untuk membeli sejumlah pemain pada bursa musim panas lalu, seperti Rodri dari Atletico dan Joao Cancelo dari Juventus, membuat investasi yang digelontorkan menembus 1,014 miliar euro.

Nominal itu merupakan gabungan dari 23 pemain yang dimiliki Man City saat ini. Meski demikian, tidak semuanya didatangkan ke Etihad Stadium selepas musim lalu. Bila dirunut, itu merupakan pembelian sejak 2010.

Pasalnya, Man City bukanlah tim terboros sepanjang 2019 lantaran hanya mengeluarkan 177 juta euro. Paling banyak membobol rekening jika dihitung mulai dari Januari lalu adalah Atletico Madrid yang mencapai 329 juta euro.

Dengan nilai 1,014 miliar euro, membuat Man City langsung melesat ke posisi puncak sebagai klub dengan skuad termahal. Mereka mengalahkan Paris Saint- Germain (PSG) yang bernilai 913 juta euro serta Real Madrid dengan armadanya seharga 902 juta euro.

Sementara itu, Man chester United (MU) ada di posisi empat dengan 751 juta euro, dibuntuti Juventus (719 juta), Barcelona (697 juta), dan Liverpool (639 juta). Chelsea yang musim lalu menjuarai Liga Europa hanya memiliki skuad senilai 561 juta euro diikuti Atletico de ngan 550 juta euro.

Sedang kan skuad Arsenal, Everton, Tottenham Hotspur, AC Mi lan, Inter Milan, Bayern Muen chen, serta klub lainnya masih di bawah 500 juta euro. Meski begitu, Inggris tetap mendominasi daftar klub dengan skuad termahal di kolong langit.

Analisis ini cukup mengejutkan sejumlah pihak. Maklum, walau rutin belanja ketika bursa dibuka, Man City tidak punya individu tertentu yang harganya menembus 220 juta euro seperti Neymar atau 120 juta euro macam Antoine Griezmann.

Man City juga tidak punya talenta muda yang banderolnya mencapai 200 juta euro seperti Kyllian Mbappe. Hanya saja, mereka memiliki sejumlah pemain yang harga pasarnya 100 juta euro ke atas, sebut saja Leroy Sane, Bernardo Silva, Kevin De Bruyne, dan Raheem Sterling. Menarik nya, itu bukan investasi bodong.

Banyaknya uang yang dikeluarkan diimbangi prestasi bagus. Berkat sokongan dana melimpah dari Sheikh Mansour, Man City bisa mendulang 13 trofi bergengsi di antaranya empat gelar Liga Primer. Musim lalu, Man City bahkan mengukir rekor sebagai klub Inggris pertama yang membukukan treble winnerdi kancah domestik.

Mereka sukses memenangi Liga Primer, Piala FA, dan Piala Liga. Sayangnya, sampai saat ini David Silva dkk masih belum bisa memenangi Liga Champions. Sedangkan musim ini Man City belum terkalahkan selama empat laga awal Liga Primer, yakni tiga menang dan satu imbang.

Perlu diingat, sebelum kompetisi dimulai, mereka sukses menyabet titel Community Shield. Selain itu, performa personel nya juga sudah mendapat pengakuan. Contohnya saja De Bruyne. Gelandang asal Belgia itu masuk jajaran pe main terbaik di dunia.

Performanya setiap kali merumput selalu mengagumkan. Buk ti terbaru tersaji ketika mem bantu Belgia mengalahkan Skotlandia 4-0 pada lanjutan Kualifikasi Grup I Piala Eropa 2020 di Hampden Park, Selasa (10/9). De Bruyne men - jadi pah lawan pada laga tandang itu.

De Bruyne memberi assist gol kepada Romelu Lukaku (9), Thomas Vermaelen (24), dan Toby Alderweireld (32), sebelum melesakkan gol keempat pada menit ke-82. “Saya tidak menampilkan pertandingan kelas dunia. Saya hanya melaksanakan tugas.

Ketika karier Anda berakhir, maka Anda bisa mengenang kembali apa yang telah dilakukan. Tapi, untuk saat ini saya hanya ingin menang,” ujarnya dilansir reuters.

m mirza