Edisi 12-09-2019
Liga Arab Kecam Rencana Israel Caplok Tepi Barat


KAIRO–Liga Arab mengecam rencana Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mencaplok wilayah Tepi Barat.

Tin da kan Israel dianggap sebagai agresi yang me rusak semua peluang kesepakatan damai dengan Palestina. Netanyahu menjelaskan, dia berencana mencaplok Lembah Yordan yang berada di Tepi Barat, jika dia menang pemilu sepekan mendatang. Israel mengontrol Tepi Barat pada perang 1967.

Palestina menginginkan Tepi Barat menjadi bagian negara masa depannya. “Liga Arab menganggap pe - ngumumannya sebagai perkem bangan berbahaya dan ag - re si baru Israel dengan mendeklarasikan niat yang melanggar hukum internasional,” ungkap pernyataan para menteri luar negeri (menlu) Liga Arab saat pertemuan di Kairo kemarin.

Liga Arab juga menyatakan Liga Arab menganggap per nya - taan (Netanyahu) itu merusak berbagai peluang kemajuan da - lam proses perdamaian dan akan menerpedo semua fon dasinya.” Para menlu Liga Arab sedang menggelar pertemuan di Kairo dan menambahkan sesi darurat setelah Netanyahu membuat komentar yang ditayangkan lang sung di televisi.

“Sebanyak 65.000 warga Palestina dan 11.000 pemukim Israel tinggal di Lembah Yordan dan kawasan utara Laut Mati,” ung kap kelompok hak asasi ma - nusia (HAM) Israel B’Tselem. Kota utama warga Palestina berada di Jericho, dengan se ki - tar 28 desa dan komunitas Badui yang lebih kecil.

Menlu Yordania Ayman Safadi menganggap rencana Netanyahu itu eskalasi serius. Yordania dan Mesir menjadi satu-satunya negara Arab yang memiliki traktat perdamaian dengan Israel.

Pejabat senior Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Ha nan Ashrawi menulis di Twit ter, “Netanyahu berupaya menerapkan Israel yang lebih besar dalam seluruh sejarah Pa - lestina dan melakukan agenda pembersihan etnik.” “Semua taruhan telah di tun - jukkan.

Agresi berbahaya. Kon - flik abadi,” kata Ashrawi. “Semua kesepakatan yang te lah ditandatangani dengan Is - rael dan kewajiban berdasarkan kesepakatan itu akan berakhir jika Netanyahu tetap me lan jut - kan langkah itu,” tegas Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Demi kelangsungan karier politiknya setelah pemilu yang kurang memuaskannya pada April, Netanyahu juga me ne gas - kan kembali janjinya men ca plok seluruh permukiman Is rael yang dibangun di Tepi Barat.

“Hari ini saya me ng umum - kan niat saya, setelah membentuk pemerintahan baru, untuk menerapkan kedaulatan Israel di Lembah Yordan dan utara Laut Mati,” ungkap Netanyahu dalam pidato yang ditayangkan langsung di televisi Israel.

Netanyahu menyatakan lang kah itu dapat dilakukan se - gera setelah pemilu jika dia me - nerima mandat jelas untuk me - lakukannya dari mereka, war ga Israel. Menurut dia, langkah lebih luas dapat lebih lama dan me - mer lukan koordinasi maksimal dengan Amerika Serikat (AS) sebagai aliansi utama Israel.

“Hormat kami untuk Presiden Trump dan keyakinan besar pada persahabatan kami, saya akan menunggu menerapkan kedaulatan hingga rilis rencana politik presiden,” kata Neta nya - hu menyebut rencana damai Israel-Palestina yang diusulkan Presiden AS Donald Trump.

Tokoh politik di Israel turut menanggapi rencana Ne ta nya - hu itu. “Ini strategi pemilu dan bu kan yang sangat menge san - kan tapi ini sangat transparan,” kata Yair Lapid, pemimpin Par - tai Biru dan Putih terkait per - nya taan Netanyahu.

Penasihat senior Gedung Pu - tih Jared Kushner men je las kan pada awal Mei bahwa dia ber - harap Israel akan melihat pro po - sal damai Timur Tengah yang di - lontarkan Trump sebe lum me - lak sanakan rencana mencaplok permukiman Tepi Barat.

Menanggapi rencana Ne ta - nya hu itu, pejabat peme rin ta - han Trump mengatakan bah wa tak ada perubahan kebijakan AS saat ini. “Kami akan merilis visi untuk perdamaian kami setelah pemilu Israel dan be kerja me - mas tikan cara terbaik untuk men ciptakan stabilitas, pe - luang, dan keamanan jangka pan jang di kawasan.”

Arab Saudi mengecam ko - men tar Netanyahu dan men de - sak rapat darurat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Qatar menegaskan kembali du ku ng - an untuk solusi damai dua ne - gara antara Israel dan Pa les tina. Sementara itu, pesawat tem - pur Israel menyerang Gaza ke - ma rin setelah beberapa roket ditembakkan dari wilayah Pa - les tina tersebut.

Militer Israel menyatakan 15 target terkena, termasuk satu fasilitas pem - buat senjata, satu kompleks angkatan laut, dan terowongan milik Hamas. Beberapa jam sebelumnya, para pengawal membawa Ne ta - nya hu ke tempat perlindungan di Kota Ashdod, Israel, saat si - rene berbunyi pada Selasa (10/9) malam, sepekan men je - lang pemilu.

Netanyahu tidak terluka, dan beberapa menit kemudian dia melanjutkan pidatonya yang di - siarkan langsung di me dia sosial oleh Partai Likud. Meski demikian, tayangan Netanyahu terpaksa keluar dari po dium menambah dugaan oleh lawan politik bahwa dia tidak cukup mampu meng hen - ti kan serangan roket dari Gaza ke wilayah selatan Israel.

Militer Israel menyatakan dua roket ditembakkan dari Ja - lur Gaza ke Ashdod dan kota pe - labuhan lain di Ashkelon, tetapi dapat dicegat oleh sistem an - tirudal Kubah Besi. Belum ada pihak yang meng - klaim bertanggung jawab atas serangan roket yang terjadi se - telah Netanyahu meng umum - kan rencana mencaplok wilayah Tepi Barat itu jika menang pe - milu 17 September.

Israel menguasai Gaza pada perang 1967 dan kemudian me - narik mundur warga dan ten - tara Israel pada 2005. Israel ke - mudian memblokade Gaza dan Mesir menerapkan pem ba tas - an ketat di perbatasan darat. Ha mas dan Israel telah ber - perang tiga kali dalam dekade terakhir.

Perundingan damai Israel- Palestina terhenti pada 2014 dan Palestina menganggap usul an Trump telah gagal sebelum diumumkan. Palestina menganggap usulan AS itu lebih menguntungkan Israel. Maret lalu, Trump mengakui tindakan Israel mencaplok Dataran Tinggi Golan pada 1981 setelah merebutnya dari Suriah pada perang 1967.

syarifudin