Edisi 12-09-2019
MNC Sekuritas Dorong Perusahaan Go Public


JAKARTA– PT MNC Sekuritas siap mendorong sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Yayasan Global CEO Indonesia (CEO Indonesia) untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia melalui mekanisme penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).

Minat perusahaan untuk mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahunnya. Menurut data Bursa Efek Indonesia per 6 September 2019, jumlah emiten yang telah mencatatkan saham di BEI mencapai 648 perusahaan.

Hingga akhir tahun lalu, jum lah perusahaan yang menca tatkan saham di BEI men capai 619 emiten dengan penambahan 57 emiten baru sepanjang 2018. Tingginya minat perusahaan untuk melantai di BEI turut menjadikan Indonesia se bagai negara di Asia de ngan jumlah emiten paling banyak.

Antusiasme perusahaanper usahaan dalam menghimpun dana melalui pasar modal Indonesia ditangkap dengan baik oleh PT MNC Sekuritas. Yayasan Global CEO Indonesia (CEO Indonesia) menggandeng MNC Sekuritas dalam membuka perdagangan saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia.

Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina menjelaskan bahwa MNC Sekuritas melalui Divisi Investment Banking siap mendampingi perusahaanperusahaan dengan menyediakan jasa penasihat keuangan (financial advisory) ataupun mempersiapkan rencana strategis, serta mendampingi persiapan initial public offering.

“Transaksi yang berhasil dicatatkan oleh Divisi Investment Banking MNC Sekuritas, baik dari bisnis penjaminan emisi maupun financial advisory, mem buktikan kapabilitas dan profesionalisme perseroan sebagai perusahaan penyedia solusi jasa investment banking yang tepercaya bagi klien dari berbagai sektor industri,” kata Susy di Jakarta kemarin.

Divisi Investment Banking MNC Sekuritas telah berhasil me nuntaskan transaksi penjaminan emisi, baik untuk surat utang maupun saham selama lima tahun terakhir. Khusus transaksi IPO, Beberapa perusahaan ternama yang pernah menunjuk PT MNC Sekuritas untuk menjadi penjamin pelak sa na emisi adalah PT Har ta di nata Abadi Tbk (HRTA), PT MNC Studios International (MSIN), dan PT MNC Vision Net works (IPTV).

Dalam kesempatan tersebut, CEO Indonesia juga meluncurkan aplikasi mobile bernama CEO Indonesia dengan berba gai manfaat, di antaranya sarana komunikasi antaranggota, memudahkan sistem registrasi calon anggota, serta sebagai wadah kolaborasi penyelenggaraan acara atau program bagi komunitas.

CEO Indonesia yang berawal dari komunitas di WhatsApp Group pada 2016 telah berdiri secara resmi sebagai yayasan sejak 2017. CEO Indonesia merupakan wadah beranggotakan direktur dan komisaris dari perusahaan-perusahaan di Indonesia. Hingga 2019, CEO Indonesia tercatat sudah memiliki sekitar 900 anggota.

Sejalan dengan visi-misinya untuk menjadi perhimpunan pe mimpin perusahaan yang mem bangun negeri, CEO Indonesia juga aktif menggelar pelatihan serta kolaborasi antar ang gota sehingga perusahaanperusahaan yang dipimpin anggotanya mampu berkembang dan memberi kontribusi positif bagi perekonomian bangsa.

Salah satunya melalui Talkshow “Road to Go Public” yang di sampaikan oleh Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 Bursa Efek Indonesia Vera Florida, Direktur Keuangan PT Hartadinata Abadi Tbk Deny Ong, dan Head of Investment Banking MNC Sekuritas Hadi Pranggono.

Direktur Bursa Efek Indonesia Fithri Hadi me nyampaikan bahwa BEI menyambut baik inisiatif dari CEO Indonesia yang bekerja sama dengan MNC Sekuritas dalam menyelenggarakan workshop ini.

Diharapkan acara workshop ini dapat menginspirasi dan memberikan informasi kepada perusahaanper usahaan di Indonesia mengenai manfaat dan pentingnya menjadi Perusahaan Tercatat di Pasar Modal Indonesia.

hafid fuad



Berita Lainnya...