Edisi 12-09-2019
Debitur KUR BNI di Lumajang dan Gresik Naik Kelas


JAKARTA– PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk (BNI) kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ”Naik Kelas” kepada para pengusaha yang terus meningkat kapabilitas serta daya saingnya.

Setelah menyalurkan di Labuan Bajo pada Senin (9/9) dan Denpasar Selasa (10/9), kali ini Bank BNI turut memberikan KUR kepada pengusaha UMKM serta petani di Daerah Lumajang dan Gresik. Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama BNI Achmad Baiquni disaksikan Menteri BUMN Rini M Soemarno dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq di Danau Ranupani, Lumajang, Jawa Timur, kemarin.

Prosesi serupa juga dilaksanakan di Gresik, Jawa Timur. General Manager Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI Bambang Setyatmojo menuturkan, untuk lebih menggenjot penyaluran KUR, BNI juga menyalurkan KUR ”Naik Kelas” kepada para debiturnya.

Debitur tersebut merupakan pengusaha UMKM yang bergelut dalam bidang seperti pariwisata, perdagangan, peternakan, konveksi, petani. ”Naik Kelas” yang dimaksud adalah peningkatan fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank BNI kepada debitur.

Pada kesempatan tersebut, sebagian debitur naik kelas dari KUR mikro (maksimal plafon Rp25 juta) menjadi KUR kecil (maksimal plafon Rp500 juta) serta KUR kecil menjadi penerima kredit BNI Wirausaha (BWU) (maksimal plafon Rp1 miliar).

“Tentunya peningkatan fasilitas kredit tersebut berdasarkan usaha debitur yang semakin maju dan kemampuan repayment yang meningkat,” ujar Bambang. Hingga Agustus 2019, Realisasi Penyaluran KUR oleh Bank BNI telah mencapai Rp12,85 triliun atau 80% dari target 2019.

Sebagian besar KUR tersebut tersalurkan ke sektor produksi, yang mencapai 51,8% dari total KUR yang telah didistribusikan hingga Agustus 2019.

Pada kesempatan yang sama, BNI turut memberikan bantuan corporate social responsibility (CSR) berupa pengerasan jalan lingkungan/desa sepanjang 735 meter di Dusun Karanganyar, Kabupaten Lumajang; penyediaan 4 ekor sapi perah kepada Dusun Karanganyar, Kabupaten Lumajang; serta penyediaan 10 tempat sampah di Desa Wisata Ranupani.

hatim varabi







Berita Lainnya...