Edisi 16-09-2019
DPR: PNG Dukung Papua dan Papua Barat Bagian NKRI


JAKARTA - Dalam menjalankan fungsi diplomasi terkait isu Papua dan Papua Barat, Komisi I DPR berkunjung ke Papua Nugini (PNG) pada Ju m at dan Sabtu (13-14/9).

Selain disambut ramah oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) PNG H Soroi Marepo Eoe dan Sekretaris Menlu PNG Barbara A Age, pemerintah PNG mene gaskan dukungannya bahwa Papua dan Papua Barat me ru pakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Courtesy visit kami ke Minister of Foreign Affairs of Papua New Guinea (PNG) So - roi Marepo EOE MP dan Sec - retary of the Ministry of Fo - reign Affairs Barbara A Age. Per temuan dengan Menlu itu, saya didampingi Evita Nur - santy dari PDIP dan Sukamta PKS, serta Dubes Indonesia untuk Papua Nugini Andriana Supandi,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR Satya Widya Yu - dha di Jakarta kemarin.

Satya menjelaskan, dia me - mimpin langsung pertemuan delegasi Komisi I DPR dengan Menlu PNG Soroi Marepo Eoe dan Sekretaris Menlu PNG Bar bara A Age. Selain per te - muan berlangsung dengan akrab, pemerintah PNG juga menyatakan dukungannya ke - pada Indonesia terkait ma sa - lah di Papua dan Papua Barat. “Beliau (Menlu PNG) men - dukung posisi Indonesia un - tuk masalah Papua,” ujar politikus Partai Golkar itu. Selain itu, lanjut Satya, pe - merintah PNG dan Indonesia juga berkomitmen mening kat - kan hubungan ekonomi dan parlemen dua negara. Sa lah satu kebijakannya adalah me wu jud - kan penerbangan langsung dari Indonesia ke PNG.

“Kami ingin meningkatkan hubungan ekonomi dan par - lemen di dua negara. Kami juga ingin mewujudkan ada pe ner - bangan langsung dari In do nesia PNG. Intinya itu,” terang Satya. Terkait dengan demons - trasi warga PNG yang meminta referendum Papua beberapa waktu lalu, menurut Satya, itu bukan sikap pemerintah PNG sebab PNG tetap mendukung Indonesia terkait masalah Papua dan Papua Barat. “Itu bukan posisi PNG. Posisi resmi negara PNG adalah mendukung Papua dan Papua Ba rat bagian dari NKRI,” tandas nya.

Kiswondari