Edisi 16-09-2019
Demi Nama Baik


JEPANG – Kegagalan Naomi Osaka mempertahankan gelar juara Amerika Serikat Terbuka 2019, memicu semangatnya untuk mengembalikan nama baik. Petenis Jepang berusia 21 tahun itu mengincar trofi Pan Pacific Terbuka 2019.

Dengan meraih gelar juara tersebut, maka Osaka akan lolos ke turnamen akhir tahun, WTA Finals. Selain itu, peluangnya kembali ke posisi satu dunia setelah turun ke peringkat 4 terbuka dengan tampil di WTA Finals. Apalagi Pan Pacific Terbuka 2019 digelar di rumahnya sendiri, Tokyo, Jepang, sehingga sangat memungkin dia menjadi juara. “Ya, sudah pasti aku ke Osaka. Sangat bersemangat untuk kembali ke sana dan kuharap banyak orang datang. Aku tahu, aku akan ber senangsenang. Aku ingin takoyaki. Aku ingin pergi ke jalan itu, dengan tanda gurita rak sasa, kamu tahu, jalan makanan. Aku ingin menda pat kan okonomiyaki,” ujar Osaka dilansir WTA Tennis.

Soal penampilannya yang menurun, Osaka mengaku mendapatkan pelajaran berharga yang dia pelajari dan perjalanan yang dia jalani. “Aku menggambarkannya seperti buku. Belum selesai, tapi saat ini sedang ditulis. Aku tidak tahu bagaimana akhir ceritanya. Aku hanya tahu apa bab-bab itu. Bagiku, aku hanya membacanya,” kata Osaka. Untuk mengembalikan permainannya seperti semula, Osaka melakukan keputusan penting. Superstartenis berdarah Haiti dan pemilik paspor Jepang ini memecat pelatihnya Jermaine Jenkins. “Menulis ini agar kalian tahu bahwa aku dan Jay tidak akan bekerja sama lagi,” tulis Osaka di akun Twittermiliknya dilansir rappler.

“Saya sangat bersyukur atas waktu yang kami habiskan bersama, dan hal-hal yang saya pelajari di dalam dan di luar lapangan, tetapi saya merasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk perubahan... Terima kasih atas segalanya, itu adalah sebuah ledakan,” sambung Osaka. Jermaine “Jay” Jenkins menjadi pelatih kedua yang dipecat Osaka tahun ini. Sebelumnya, dia memecat Sascha Bajin yang telah memberinya dua grand slam, yakni Amerika Serikat Terbuka 2018 dan Australia Terbuka 2019. Di bawah komando Jay, prestasi Osaka justru melorot. Osaka kalah di babak ketiga Prancis Terbuka 2019 dari Katerina Siniakova berperingkat 41 dunia. Kemudian tersingkir di babak pertama Wimbledon setelah dipermalukan Yulia Putintseva dari Kazakhstan.

Terakhir tersingkir dari AS Terbuka di babak 16 besar setelah kalah dari Belinda Bencic. Pengamat tenis menilai, keputusan Osaka memecat Sascha Bajin salah besar. Dia seharusnya terus di bawah bimbingan Bajin karena dianggap Bajin sebagai pelatih yang mengerti dan mampu mendongkrak prestasi Osaka.

Sazili mustofa