Edisi 16-09-2019
Buat Kejutan, Van der Poel Kandidat Juara Dunia


MANCHESTER– Pembalap sepeda asal Belanda, Mathieu van der Poel, secara mengejutkan tampil sebagai juara Tour of Britain 2019, Minggu (15/9). Gelar ini menjadi yang kedua baginya, setelah sebelumnya meraih gelar Amstel Gold Race 2019.

Di bawah bendera Tim Corendon-Circus, sebe narnya Van der Poel meman faatkan Tour of Britain se - bagai ajang pemanasan menghadapi UCI Road World Championship 2019 di Yorkshire, Inggris, akhir September. Ternyata Van der Poel malah menguasai lomba level UCI 2.HC atau satu level di bawah WorldTour. Dia memenangi tiga etape plus menunjuk kan - skillmengejutkan di etape individual time trial(ITT). Pembalap berusia 24 tahun ini terma - suk serba bisa. Van der Poel bisa menang sprint, menang di etape rolling, juara cyclocross, juara MTB, dan TT.

Uniknya, Van der Poel tidak menyangka bisa tampil baik di etape TT. Bahkan, dia mengambil alih pimpinan Tour of Britain gara-gara finis keenam di etape 6, sebuah etape TT sejauh 14,4 km. “Saya sangat senang dengan hasil TT. Sejak saya ikut ajang TT, baru kali ini yang luar biasa,” ujarnya dilansir the guardian. Setelah etape TT, Van der Poel lantas mengunci gelar juara overalldengan memenangi etape 7 dan 8. Terakhir lewat adu sprintketat, menang tipis lewat photo finish. Gara-gara performa spektakuler ini, Van der Poel pun disebut-sebut sebagai kandidat kuat juara dunia 2019. Karakter rute World Championship di Yorkshire adalah rollingdan power, cocok untuk dirinya.

Setelah Tour of Britain, Van der Poel pun seperti punya rasa percaya diri. Indikator utama, menurutnya, etape TT itu. “Menjelang kejuaraan dunia, etape TT di rute yang berat adalah indikator yang baik. Kaki saya terasa begitu baik,” ungkapnya. Lomba kategori Men Elite Road Race di kejuaraan dunia dijadwalkan berlangsung pada Minggu (29/9). Rutenya cukup panjang, yakni 284,5 km.

Start dari Leeds, para peserta akan mengelilingi sirkuit di Harrogate sebanyak tujuh kali. Seperti apa kiprah Van der Poel nanti, sangat menarik disimak. Pasalnya kandidat juara lain, seperti Julian Alaphilippe dari Prancis, Michael Matthews (Australia), dan Peter Sagan (Slovakia) ambil bagian.

Sazili mustofa





Berita Lainnya...