Edisi 18-09-2019
Kemen-PPPA Fasilitasi 3.000 Industri Rumahan


JAKARTA – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen- PPPA) memastikan peran perempuan dalam mendukung perekonomian Indonesia cukup besar.

Apalagi, sektor usaha mi kro, kecil, dan me nengah (UMKM) yang ber kon tribusi terhadap 56% pro duk domestik bruto (PDB) dan didominasi penyerapan te na ga kerja untuk sektor UMKM sebesar 67%, di mana 70% pe lakunya adalah perempuan.

Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kemen-PPPA Agus t i na Erni menegaskan, peran pe - rem puan dalam sektor eko - nomi saat ini cukup kuat. Na - mun, keberadaan perempuan yang mayoritas bergerak pada skala usaha mikro masih ku - rang mendapat perhatian. Tan - tangan besar yang harus diha - da pi salah satunya akses modal dan pelatihan kete rampilan.

“Berbagai upaya terus dilakukan Kemen-PPPA, salah satunya dengan mengembangkan model atau proyek percontohan guna mem percepat pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan industri rumahan sejak 2016.

Melalui pendekatan ini, Kemen-PPPA telah memfasilitasi lebih dari 3.000 in dustri rumahan yang ter sebar di 21 kabupaten/kota se-In donesia,” ungkap Erni saat membuka Colombo Plan dengan tema “Sharing Best Practiceson Wo men’s Eco no mic Empo wer ment inIndonesia” pada 16-21 September 2019 di Bali ke marin.

Dia mengatakan, fokus utama dari pendekatan ini ada lah untuk membangun ker ja yang kuat dan sinergi pada pengembangan industri rumahan antara lembaga pe merintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Diketahui kegiatan Sha ring Best Practices on Wo men’s Economic Em po wer ment in Indonesia ini ter ma suk dalam kerangka Kerja Sama Selatan-Selatan dan Tria ngular (KTSST) yang me rupakan hasil kerja sama Ke men-PPPA dengan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dan Sekretariat Colombo Plan.

Direktur Urusan Gender Co lombo Plan Tooba Mayel mengungkapkan, Colombo Plan merupakan organisasi regional yang bertujuan untuk memperkuat pembangunan ekonomi dan sosial negara-negara anggotanya di kawasan Asia-Pasifik.

Fokus utama dari pro gram Colombo Plan adalah un tuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di negara-negara anggota di kawasan ini. “Saat ini Colombo Plan sudah memiliki 27 anggota mulai negara berkembang hingga negara maju. Tahun ini tema yang diangkat adalah berbagi praktik terbaik dalam pemberdayaan ekonomi perempuan di Indonesia,” jelas Mayel.

binti mufarida