Edisi 18-09-2019
Transaksi FESyar Capai Rp4,71 Triliun


JAKARTA - Penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) di Sumatera dan Kawasan Timur Indonesia (KTI) pada Agustus dan September 2019 menunjukkan perkembangan positif.

Hal ini tercermin dari tingginya komitmen transaksi melalui kegiatan temu bisnis (business matching ) yang men - capai Rp4,71 triliun, meningkat dibandingkan komitmen tran - saksi tahun lalu sebesar Rp1,9 triliun.

Selain itu, FESyar Sumatera dan KTI 2019 juga mencatat tran saksi penjualan UMKM pro duk kreatif senilai Rp11 mi - liar, baik yang melalui penjualan langsung (direct selling ) mau - pun dalam bentuk akad kon - trak.

”Dari sisi pengunjung, FESyar Sumatera dan KTI 2019 dihadiri sekitar 52.000 orang selama pelaksanaan kegiatan,” kata Direktur Eksekutif De par - temen Komunikasi Bank In donesia (BI) Onny Widjanarko di Jakarta kemarin.

Prestasi ini diharapkan dapat berulang dalam penyeleng garaan FESyar Regional Jawa di Surabaya pada No vem - ber mendatang. Seluruh rangkaian FESyar di tiga wilayah merupakan langkah awal menuju suksesnya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia, yang direfleksikan dalam pergelaran Indonesia Shar i’a Economic Festival (ISEF) 2019, November men - datang di Jakarta.

FESyar Sumatera dihadiri sekitar 11.000 pengunjung de - ngan komitmen transaksi me - lalui business matching senilai Rp2,11 triliun, meningkat dari capaian FESyar Sumatera tahun lalu sebesar Rp201,3 miliar. Se - lanjutnya, transaksi penjualan UMKM produk kreatif tercatat Rp5,6 miliar yang berasal dari 84 booth .

Transaksi terdiri atas direct selling Rp527,9 juta dan akad kontrak Rp5,08 miliar. FESyar KTI menorehkan dihadiri sekitar 41.000 pengunjung dengan komitmen transaksi melalui business matching senilai Rp2,6 triliun, meningkat melebihi capaian FESyar KTI tahun lalu sebesar Rp1,7 triliun.

Untuk transaksi penjualan UM - KM produk kreatif dan akad perbankan syariah tercatat Rp5,36 miliar yang berasal dari 44 booth , melebihi capaian ta - hun lalu sebesar Rp2,2 miliar. ”Transaksi tersebut terdiri atas transaksi tunai Rp1,78 miliar, nontunai Rp1,68 miliar, dan akad kontrak Rp1,9 miliar,” katanya.

Secara umum, FESyar terdiri atas tiga kegiatan utama, yaitu shariía fair, shariía forum , dan business matching , dengan turut menghadirkan tokoh/penggiat ekonomi syariah, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional.

Dia memaparkan, FESyar me rupakan kegiatan yang diinisiasi BI, melalui sinergi dengan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Pemerintah Da erah, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Mas yarakat Ekonomi Syariah (MES), Ikatan Pesantren Indonesia (IPI), Perguruan Tinggi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bad an Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD), dan pihak terkait lainnya.

FESyar yang di seleng garakan dan diisi dengan berbagai program edukasi dan sosialisasi merupakan wujud nyata Bank Indonesia beserta stakeholders terkait dalam mendukung pengembangan ekonomi dan ke - uangan syariah.

”Melalui langkah tersebut, peran eko nomi dan keuangan syariah se bagai sumber baru dalam men dukung pertumbuhan serta ketahanan perekonomian daerah dan nasional diharapkan semakin meningkat,” ujar dia.

kunthi fahmar sandy