Edisi 18-09-2019
Pesta Gol Lagi


JAKARTA– Satu fase krusial sudah berhasil dilewati timnas U-16 di Kualifikasi Grup G Piala AFC U-16.

Kemenangan empat gol tanpa balas atas Filipina menjadi modal skuad Garuda Muda bersaing di puncak klasemen sementara. Gol Indonesia dicetak Ahmad Athallah Araihan, Marselino Ferdinand, Alfin Farhan, dan Wahyu Agong.

Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti mengakui pemainnya sempat grogi di laga pembuka. Alasannya, meski sudah bermain pada laga uji coba internasional, Marselino dkk tidak pernah bermain di depan ribuan pasang mata.

Imbasnya, pemain sempat tidak nyaman dalam permainan. Akibatnya, banyak peluang yang tidak bisa dikonversi men jadi gol. “Sebenarnya kami banyak peluang dan kesempatan untuk bisa bikin gol, karena gol sangat penting.

Tadi saya sampaikan kepada pemain, banyak evaluasi, terutama masalah penyelesaian akhir, kemudian bertahan harus lebih fokus lagi,” kata Bima, setelah pertandingan. Indonesia kini menempati urutan kedua klasemen sementara di bawah China.

Sama-sama memiliki poin tiga, skuad Garuda Mudakalah agregat gol dari skuad Negeri Tirai Bambu. Situasi yang sama terjadi di urutan ketiga dan keempat yang sama-sama memiliki nilai tiga, tapi hanya berbeda dari agregat gol. Agregat gol pula yang kemungkinan akan menjadi penentu akhir dalam persaingan gelar juara dan runnerup grup.

Sesuai regulasi, nan - tinya yang lolos ke putaran final Piala AFC U-16 adalah juara grup dan empat runnerupterbaik. Nah, tie breakdari penentuan runner-upsalah satunya dari sisi agregat gol dan produktivitas tim. Indonesia memiliki kesempatan panen gol saat melawan Kepulauan Mariana Utara.

Tim asuhan Michiteru Mitapun ini pernah dipermalukan 18 gol tanpa balas pada Kualifikasi Piala Asia U-16/2018 dua tahun lalu. Saat itu, timnas Indonesia ditangani Fakhri Husaini. Meski begitu, Bima mengatakan agar para pemainnya tak menganggap remeh lawan.

Setiap tim yang ada di Kualifikasi Piala Asia bagus. Selain itu, materi pemain Mariana Utara juga berbeda sehingga tak bisa dijadikan acuan jika timnya juga akan menang mudah. “Saya sampaikan kepada mereka jangan pernah jemawa, jangan lupa diri, harus tetap fokus dalam setiap pertandingan, dan bisa mencetak gol lebih banyak lagi,” kata Bima.

Meski begitu, tetap saja akan ada pertanyaan dari fansberapa gol yang bisa dicetak pada laga di Stadion Madya nanti malam. Selain ada sejarah kemenangan 18 gol, dua pertandingan awal, Mariana Utara juga dipermalukan Filipina 7-0 dan Brunei Darussalam 5-1.

Jika Filipina yang ditundukkan Indonesia 4-0 bisa menang tujuh gol tanpa balas dan Brunei bisa menjaringkan lima bola, Indonesia seharusnya bisa melakukan lebih dari itu. “Paling penting bermain dengan skema ala Indonesia, sabar, dan fokus semuanya,” tutur Bima.

Di sesi jumpa pers sebelum pertandingan, Mariana Utara pun mengaku belum bisa melupakan luka melawan Indone - Pelatih Timnas U-16sia. Meski hanya di level junior, kekalahan itu jelas menjadi noda dalam sejarah perjalanan mereka di sepak bola Asia.

Meski begitu, dia hanya berpikir dari satu laga ke laga berikutnya. “Semua tim sama kekuatannya. Kami akan fokus satu-satu untuk laga nanti. Pertandingan melawan Indonesia? Kami pernah segrup dan pernah kalah. Tapi, sekarang situasinya berbeda. Nanti akan jadi pengalaman bagus di mana banyak suporter dan akan bagus buat pemain,” tuturnya.

ma’ruf