Edisi 02-10-2019
KSBN Bawa Misi Budaya ke Eropa Timur


JAKARTA – Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) kembali melakukan lawatan budaya kemancanegara, 5-11 Oktober.

Kali ini negara yang menjadi tujuan lawatannya adalah Kroasia di kawasan Eropa Timur. Seperti lawatan-lawatan sebelumnya, kali ini pun KSBN akan menampilkan berbagai seni budaya Nusantara dalam ajang Resepsi Diplomatik yang digelar Kedutaan Besar RI di Zagreb, Kroasia.

Di antaranya mem pertunjukkan dua tarian asal Bali, yakni tari Legong La - sem dan tari Belibis, yang di ba - wakan para penari Bengkel Tari AyuBulan. Selain itu, juga ada ta - ri Jaripah asal Banyu wangi dan tari Nusantara yang disaji kan para penari Sanggar Bunga Se - manggi Surabaya, Jawa Ti mur.

“Kami akan terus berusaha mempromosikan seni budaya asli Indonesia pada lawatanlawatan budaya seperti di Kroa - sia nanti. Ini penting agar identitas budaya daerah tetap ter jaga dan dikenal di man ca - negara,” ujar ketua Umum KSBN Hendardji Soepandji saat acara geladi kotor di ka was - an Jakarta Timur kemarin.

Yang menarik, selain tari, seni tarik suara juga turut di pertontonkan pada lawatan bu da ya tersebut. Salah satunya menyajikan lagu-lagu daerah ma cam Yamko Rambe Yamko dan lagu Rame-Rame lewat sua ra emas pe nyanyi muda Diah Ayu Lestari.

Kehadiran penya nyi mu da dan berbakat terse but tentu semakin melengkapi program lawatan budaya KSBN kali ini. Selain seni tari dan seni ta - rik suara, KSBN juga men da - tangkan dua desainer kondang ke ajang Resepsi Diplomatik KBRI Zagreb tersebut, yakni Ethys Mayoshi dan Dimita Agus tin.

Ethys akan menyaji - kan rancangan busana Batik Gobang, sementara Diminta fokus dalam rancangan Busana Dara Baro. “Di setiap lawatan budaya ke luar negeri, kami selalu ber - usa ha memberikan program terbaik demi mempromosikan seni budaya Indonesia di mancanegara.

Mulai dari seni tari, menyanyi, fashion show, seni membatik, sosiodrama, seni wayang orang, dan lain-lain,” tegas Hendardji. Sejauh ini, KSBN memang konsisten melakukan lawatanlawatan budaya untuk mem - pro mosikan seni budaya Indone sia ke luar negeri.

Bahkan, da lam tahun ini setidaknya mereka sudah empat kali melakukan lawatan budaya ke luar negeri, seperti ke Aljazair, Maroko, Filipina, Kroasia. “Setelah Kroasia, kami juga nanti akan mempersiapkan tim untuk tampil dalam lawatan budaya di Filipina. Bahkan, tahun depan sudah beberapa kedutaan besar menginginkan kami tampil di tempat mereka,” kata Hendardji.

mridwan