Edisi 02-10-2019
PNS RSDP Serang Divonis 16 Bulan


SERANG –Tiga terdakwa kasus pungutan liar korban tsunami Selat Sunda di RS dr Drajat Prawiranegara divonis berbeda oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Serang.

Terdakwa Tb Fa tullah yang juga PNS di RSDP Se rang divonis 1 tahun 4 bulan pen ja ra. Dalam amar putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim M Ramdes, Tb Fatullah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan memaksa meminta sejumlah uang.

Hal tersebut melanggar Pasal 12 huruf (e) Undang-Undang Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. “Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Tb Fatullah dengan pidana penjara 1 tahun 4 bulan dan denda Rp10 juta ru pi ah,” ujar hakim Ramdes ke ma rin.

Sementara dua terdakwa lain nya, yaitu Budiyanto dan Indra Juniar Maulana selaku karyawan CV Nouval Zaidan di - vo nis lebih ringan diban ding - kan Fatullah. Keduanya dihu - kum 10 bulan penjara dan den - da Rp5 juta subsider ku rungan pen jara 1 bulan.

Sebelum menjatuhi hukuman, majelis hakim mempertimbangkan bahwa terdakwa Fatullah mengakui menerima Rp6 juta dari saksi Amran selaku kepala ruangan forensik RSDP. Uang yang diterima terdakwa ter sebut merupakan hasil pu ngut an liar pengurusan jenazah dari para keluarga korban tsu na mi, dengan to tal uang pungli Rp46 juta. Korban dari Wali Care, ke luarga Band Seventeen, dan yang lainnya.

rasyid ridho