Edisi 02-10-2019
Belum Setahun, Logisly Miliki 200 Partner


JAKARTA - Logisly , startup yang mulai beroperasi April lalu, kini telah memiliki hampir 200 partner usaha transportasi berbentuk CV dan PT.

Startup yang fokus pada layanan logistik ini memiliki puluhan customer, mu lai perusahaan publik hingga BUMN. “Sedangkan sektor usaha yang dilayani Logisly bermacam-macam, mulai pengiriman LPG, sembako, kontainer, dan e-commerce, “ ujar Roolin Njotosetiadi, CEO & co-founder Lo gisly dalam rilisnya di Jakarta kemarin.

Roolin menjelaskan bahwa perusahaannya adalah B2B (business to business) digital trucking platform. Logisly melakukan manajemen, menghubungkan shipper dengan transporter. Logisly berperan dalam mem berikan solusi untuk pe milik barang dan transporter dalam proses menemukan truk, pemesanan, penagihan, dan pembayaran.

Logisly mem berikan kepastian truk dan muatan, pelacakan lokasi, dokumen digital, dan pembayaran lebih cepat. “Sehingga transporter akan semakin mengoptimalkan truknya, mendapatkan pendapatan tambahan dan arus kas keuangan yang lebih sehat,” jelas Roolin.

Roolin menambahkan, pihaknya mengembangkan Logisly agar truk yang tidak termobilisasi bisa mendapatkan order, sedangkan shipper yang tidak bisa dapat truk bisa memperoleh dengan lebih mudah.

Logisly tidak hanya sebagai mediator, tapi juga menyediakan dokumen digital untuk mencatat semua kegiatan logistik dari shipper secara detail dan terintegrasi, serta GPS untuk melakukan pelacakan shipper secara digital.

Robbi Baskoro, CTO & cofounder Logisly menjelaskan, sebagai platform logistik, Logisly memilih menggunakan layan an dari Amazon Web Services (AWS) untuk memberikan du kungan infrastruktur back-end yang dapat diandalkan dalam menjalankan keseluruhan operasional perusahaan. “Logisly menggunakan beberapa layanan utama AWS untuk menjawab kebutuhan operasional, antara lain adalah Amazon VPC,” jelas Robbi.

hakim