Edisi 02-10-2019
PGN-PT PP Bangun 500.000 Jaringan Gas


JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk menjalin kerja sama dengan PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menggarap pembangunan 500.000 jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga di seluruh Indonesia.

Direktur Utama PGN Gigih Prakoso mengatakan, melalui program sinergi BUMN membangun negeri, PGN dan PT PP akan membangun jargas rumah tangga dalam dua fase. Fase pertama sebanyak 50.000 sambungan rumah tangga (SR) dan dilanjutkan fase kedua 450.000 SR.

Menurut dia, penandatanganan kerja sama ini menjadi momentum bagi PGN dan PTPP, yang sudah memiliki rekam jejak panjang di industri infrastruktur, untuk terlibat lebih jauh memperkuat peran BUMN dalam mendorong percepatan pembangunan dan penguatan ekonomi nasional.

“PGN sebagai pionir pemanfaatan gas berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi melalui optimalisasi pemanfaatan gas bumi di dalam negeri,” kata Gigih di Jakarta kemarin. Direktur Utama PT PP Lukman Hidayat berharap, kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang maksimal untuk masyarakat di Indonesia.

Lukman menilai, melalui pemanfaatan gas bumi, selain lebih efisien, kerja sama ini diharapkan akan tercipta sinergi usaha (business to business) sesama BUMN dengan prinsip yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

“Kerja sama ini akan memperhatikan ketentuan perundang- undangan yang berlaku dan sesuai dengan prinsipprinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance),” ujar Lukman. Saat ini PGN telah menyalurkan gas bumi kepada 177.710 pelanggan rumah tangga di seluruh Indonesia melalui jargas rumah tangga.

Pelanggan gas bumi PGN tersebar di berbagai wilayah, mulai Jawa Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, dan Sorong, Papua Barat.

Sementara itu, PGN dan PT Bank Bukopin Tbk (Bank Bukopin) menyepakati kerja sama layanan dana talangan untuk pembayaran tagihan gas bagi para pelaku usaha/industri di Tanah Air. Fasilitas dana talangan ini diberikan Bank Bukopin kepada para pelanggan PGN untuk pembayaran tagihan gas kepada PGN.

Direktur UKM Bank Bukopin Heri Purwanto mengatakan, sebelumnya Bank Bukopin telah meluncurkan layanan serupa, Flexy Bill, yaitu fasilitas talangan yang diberikan Bank Bukopin kepada para pelanggan PLN untuk pembayaran tagihan listrik kepada PLN.

“Dengan adanya skema pembiayaan dana talangan atas tagihan gas PGN diharapkan dapat membantu kelancaran operasi perusahaan para pelaku usaha atau industri agar pengelolaan arus kas dapat dilakukan lebih baik,” ujar Heri dalam siaran pers di Jakarta kemarin.

Dengan adanya kerja sama ini, selain dapat meningkatkan loyalitas nasabah, Bank Bukopin berharap penyediaan fasilitas dana talangan ini akan memberikan banyak manfaat bagi para pihak. Termasuk PGN akan mendapatkan kepastian pembayaran dari para pelanggannya karena pembayaran yang didahulukan oleh Bank Bukopin.

Fasilitas dana talangan diberikan dalam bentuk non cash loandengan jangka waktu fasilitas yang akan ditentukan sesuai dengan hasil analisis Bank Bukopin. “Pemberian fasilitas ini dapat diberikan dengan beberapa ketentuan, antara lain dengan adanya PKS 3 pihak antara Bank Bukopin, PGN, dan nasabah, di mana debitur merupakan pelanggan PGN ,” beber dia.

kunthi fahmar sandy