Edisi 02-10-2019
Solskjaer Masih Percaya MU


MANCHESTER – Hasil minim saat menjamu Arsenal pada lanjutan Liga Primer tidak membuat Ole Gunnar Solskjaer mengkritik habis Manchester United (MU).

Pelatih asal Norwegia itu tetap percaya kepada armadanya meski Setan Merah mencatat awal musim terburuk dalam 30 tahun. MU hanya berbagi hasil 1-1 kontra Arsenal di Old Trafford, Selasa (1/10). Padahal, tuan rumah sempat unggul terlebih dahulu berkat tendangan Scott McTominay sebelum rehat.

Tapi, The Gunnersbisa menyamakan kedudukan lewat Pierre-Emerick Aubameyang pada menit ke-58. Hasil itu membuat MU anjlok ke urutan ke-10 dengan sembilan poin, hasil dua menang, tiga imbang, dan dua kalah. Hal ini membuat The Red Devilskemungkinan besar bakal kembali gagal memenangkan Liga Primer.

Mereka terpaut 12 poin dari Liverpool selaku pemuncak klasemen sementara. Ini juga menjadi aib tersendiri bagi MU. Hasil itu tercatat sebagai awal terburuk Marcus Rashford dkk selama hampir tiga dekade. Lebih parah, mereka belum pernah lagi mencetak lebih dari satu gol setelah menggasak Chelsea 4-0 pada laga pertama.

Meski demikian, Solskjaer tidak melihat ini sebagai bencana. Dia mengaku ada banyak hal positif yang didapat MU meski terlempar dari empat besar. Menurutnya, MU sudah bermain bagus sepanjang musim ini. “Ada banyak hal yang memberi saya kepercayaan diri tinggi.

Kita bisa bicara soal performa. Tapi, yang terpenting adalah hasil. Anda bisa membahas mengenai hasil. Tapi, yang bisa saya katakan adalah enam performa bagus dari tujuh pertandingan,” ucap Solskjaer, dilansir Skysport. Solskjaer mengambil kekalahan 0-2 dari West Ham United di Liga Primer sebagai contoh.

Saat itu banyak yang mengkritik MU karena seharusnya bisa memenangkan laga tandang itu. Soalnya, bila mengacu kualitas, tuan rumah berada jauh di bawah. Tapi, hal itu dibantah Solskjaer. Menurutnya, West Ham tidak selemah perkiraan orang-orang.

“Saat melawan West Ham, banyak yang menilai kami bermain sangat buruk. Tapi, itu tidak seperti yang Anda bayangkan,” ujarnya. Meski demikian, Solskjaer tetap kecewa dengan hasil imbang ini. Pasalnya, MU berulang kali gagal meraih poin penuh meski unggul lebih dulu.

Karena itu, dia berharap hal serupa tidak terulang lagi saat menyambangi AZ Alkmaar untuk melakoni laga kedua penyisihan Grup L Liga Europa, Kamis (3/10). Pada duel itu, Solskjaer ingin MU mengerahkan segenap kemampuan untuk mencetak gol kedua jika unggul lebih dulu.

Karena, dengan terus mencetak gol, MU bisa membunuh permainan dan meraih kemenangan atas wakil Belanda tersebut. Hal serupa diutarakan McTominay. Gelandang tengah berusia 22 tahun itu menyebut MU harus lebih galak lagi alias jangan mengenal kasihan. Menurutnya, kesulitan MU menambah gol menjadi masalah serius yang harus segera diperbaiki.

m mirza