Edisi 02-10-2019
Dovizioso Sulit Jegal Marquez


BURIRAM– Andrea Dovizioso menjadi satusatunya pembalap yang masih berpeluang menggagalkan Marc Marquez menjadi juara dunia MotoGP 2019.

Namun, riderMission Winnow Ducati itu dinilai bakal sulit melakukannya. Saat ini Dovizioso berada di posisi kedua klasemen sementara pembalap MotoGP musim ini dengan 202 poin. Torehannya itu menjadi yang paling dekat dengan Marquez yang berada di puncak. Namun, keduanya terpaut 98 angka.

Selisih tersebut dipastikan sulit dikejar Dovizioso dengan menyisakan lima balapan. Meski begitu, riderasal Italia itu sangat yakin Ducati sudah mengalami peningkatan signifikan pada musim ini. Pernyataan itu dikatakan setelah rekan setimnya, Danilo Petrucci, menilai motor Ducati Desmosedici GP19 tidak membaik secara teknis dibandingkan tahun lalu.

Tapi, Dovizioso merasa sudah ada perubahan. “Mungkin (Petrucci) tidak mengetahui detail secara tepat karena kami harus menghadapi perbandingan dengan motor dan pembalap lain sehingga kami tidak dapat mengetahuinya 100%.

Saya cukup yakin kami sedikit lebih baik dari tahun lalu. Cuma, tim lain juga melakukan hal yang sama,” kata Dovizioso, dilansir motorsport-total. Dovizioso juga tidak habis pikir kenapa Marquez bisa tampil konsisten sepanjang musim ini.

Dari 14 balapan yang sudah berlangsung, dia berhasil naik 13 podium, termasuk meraih delapan kemenangan. Jelas, ini yang membuatnya mengalami kesulitan untuk bisa bersaing dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP tahun ini.

“Saya percaya mereka telah meningkat di beberapa bagian, tapi tidak di bagian lain. Terkadang, mereka lebih baik, di Misano, misalnya. Itu selalu cerita tersendiri. Satu-satunya yang aneh adalah Marquez. Dia sulit dianalisis karena selalu di depan.

Dalam setiap balapan, dia berjuang untuk kemenangan dan itu sangat sulit. Dia tentu membuat perbedaan,” ucap Dovizioso. Tak ayal kondisi ini membuat Dovizioso merasa takjub. Riderberusia 33 tahun ini tak bisa mengetahui pasti faktor yang melatarbelakangi kondisi tersebut karena sulit membandingkan penampilan Marquez dengan pembalap lainnya.

Kondisi itu yang seharusnya tidak terjadi jika ingin bersaing dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP tahun ini. Pasalnya, Marquez selalu tampil kompetitif di setiap balapan. Dengan penampilannya yang begitu apik, tak heran jika Marquez selalu ada peluang besar untuk meraih gelar juara di setiap musim.

“Saya pikir ban dan cengkeraman di setiap lintasan akan memengaruhi setiap motor. Saya pikir itu karena cengkeraman yang berbeda dan harus mengemudi dengan cara yang berbeda,” ungkapnya.

raikhul amar