Edisi 02-10-2019
Rodalink Gelar Aksi Pungut Sampah Plastik


BIKE for Life kembali digelar Rodalink Indonesia-Denpasar di Pantai Seminyak, Badung, Bali.

Kegiatan tersebut mengusung tema “No Plastic Day” sebagai wujud dukungan sekaligus kesadaran penggemar olahraga sepeda di Indonesia untuk melawan sampah plastik (beat plastic pollution ). Lebih dari 200 pesepeda di Bali antusias memunguti sampah plastik yang berserakan di seputar pantai.

Aksi ini mendapat perhatian dari para pengunjung sehingga wisatawan juga turut serta membersihkan limbah plastik mulai dari bekas botol minuman, kemasan makanan, serpihan ember hingga gelas plastik. Gede Cakra, salah satu peserta Bike for Life , mengatakan sangat senang bisa ikut dalam kegiatan bulanan ini.

“Saya senang melihat usaha yang besar untuk mulai bergerak. Ini cara yang tidak boleh berhenti untuk dilakukan karena pantai habitat bagi makhluk lain juga. Jangan tinggalkan sampah di pantai,” ujarnya. P

Erhatianakan sampah plastic ini bukannya tanpa alasan. Meningkatnya penggunaan plastic yang berujung menjadi polusi didaratan dan lautan membuat PBB memilih fokus mengangkat dan menyelesaikan isus ampahp lastik.

Data PBB mencatat, setiap tahunnya terdapat 5 triliun kantong plastik yang digunakan di seluruh dunia. Sebanyak 13 juta ton sampah plastik menjadi polusi di lautan. Akibatnya, sebanyak 100 ribuan hewat di laut terbunuh setiap tahun.

Sementara itu, perlu waktu hingga 100 tahun agar sampah plastik dapat terurai. “Kegiatan Bike for Life menjadi agenda rutin yang akan kami gelar setiap bulannya dan sangat memungkinkan berlanjut di kota lain, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan lainlainnya.

Melalui kegiatan ini, kami mengajak setiap orang untuk melakukan sesuatu yang peduli pada bumi,” kata Marketing Manager Rodalink Indonesia Lucky Tantra. Rodalink yang telah memiliki 52 toko sepeda di Indonesia dan mancanegara komitmen mengampanyekan hidup sehat dengan berolahraga sepeda dan menjaga lingkungan.

Salah satu pendekatan yang dilakukan adalah mendekati pasar dengan membuka cabang baru di beberapa kota. Hingga saat ini Rodalink telah memiliki 42 outlet di Indonesia, tiga outlet di Singapura, dan tujuh outlet di Malaysia.

Desain dan konsep seluruh outlet yang dikembangkan mengusung filosofi One Stop Centre for Cycling Experiences yang bertujuan memenuhi dan memuaskan kebutuhan bersepeda konsumen.

anton c